KALIMANTAN BARAT — Pulihkan Gardu Induk, Fokus ke Jaringan Distribusi
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan pasokan utama kelistrikan Flores sudah kembali normal dan kini tim teknis tengah bekerja di lapangan untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak. "Kami terus mencari akses terbaik agar tim dapat segera masuk dan melakukan perbaikan," ujarnya dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin (17/8).
Hingga Minggu (16/8) malam, sebagian besar jaringan distribusi telah beroperasi kembali. Namun, Darmawan mengakui masih ada tantangan berat karena beberapa dusun dan titik pelanggan belum bisa dijangkau akibat kondisi pascabencana. Tim PLN tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga memastikan setiap jaringan yang dinyalakan telah memenuhi aspek keselamatan ketenagalistrikan.
"Dalam kondisi seperti ini, kami harus bergerak cepat, tetapi tidak boleh mengabaikan keselamatan. Setiap jaringan yang akan dinyalakan harus dipastikan terlebih dahulu aman, baik bagi masyarakat maupun petugas," tegas Darmawan.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur F. Eko Sulistyono mengatakan personelnya masih bersiaga di sejumlah lokasi terdampak untuk melakukan asesmen dan perbaikan. "Kami terus mengupayakan agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan secepat mungkin dengan tetap memperhatikan kondisi keamanan di lapangan," kata Eko.
Sebanyak 29 desa yang belum pulih tersebut tersebar di beberapa titik yang aksesnya terbatas. Kondisi ini diperparah dengan sejumlah ruas jalan yang tertutup material longsor akibat getaran gempa, sehingga mobil operasional PLN kesulitan mencapai lokasi gangguan.
PLN menyatakan akan terus mencari jalur alternatif agar tim perbaikan bisa masuk. Perusahaan juga menyiagakan personel tambahan di titik-titik pengungsian untuk memastikan kebutuhan listrik darurat warga tetap terlayani selama proses pemulihan berlangsung.
Proses penormalan listrik dilakukan secara bertahap, tidak sekaligus. PLN memastikan setiap gardu dan jaringan yang akan dialiri listrik kembali telah melalui pemeriksaan menyeluruh untuk menghindari risiko korsleting atau bahaya lain bagi warga yang rumahnya rusak akibat gempa.
Langkah ini menjadi prioritas karena banyak rumah warga yang mengalami kerusakan struktur, sehingga instalasi listrik internal juga perlu dicek ulang. PLN berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat setempat untuk mendata rumah-rumah yang aman untuk dialiri listrik.
Pemulihan infrastruktur kelistrikan di Flores menjadi perhatian nasional karena pulau tersebut merupakan salah satu destinasi wisata super prioritas. Gangguan listrik yang berkepanjangan berpotensi menghambat aktivitas ekonomi dan pariwisata di kawasan tersebut. PLN menargetkan seluruh desa yang masih gelap dapat menyala dalam waktu dekat seiring membaiknya akses logistik ke lokasi terdampak.