PONTIANAK — Sebanyak 56 pelajar terbaik Kota Pontianak resmi menyandang status sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Mereka dikukuhkan langsung oleh Wali Kota Edi Rusdi Kamtono dalam sebuah upacara militer di Aula Rumah Dinas Wali Kota, Sabtu (15/8/2026) malam.
Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dan menjadi penanda bahwa mereka secara resmi mengemban amanah negara untuk bertugas pada upacara peringatan detik-detik proklamasi. Edi menegaskan bahwa tanggung jawab yang diemban bukan sekadar partisipasi dalam seremoni kenegaraan.
Di hadapan para anggota Paskibraka, Edi menyampaikan bahwa malam pengukuhan itu adalah momentum penyerahan kepercayaan negara di pundak mereka. Ia mengingatkan bahwa tugas yang diemban membawa harapan dan kehormatan bagi keluarga, sekolah, hingga seluruh warga Kota Pontianak.
“Hari ini bukan sekadar acara seremoni, melainkan momentum penting penyerahan amanah dan kepercayaan negara di pundak kalian,” ujarnya di hadapan para peserta.
Menurut Edi, tidak semua pemuda-pemudi di kota ini mendapat kesempatan emas serupa. Karena itu, ia meminta agar setiap anggota menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, kesungguhan, dan rasa bangga.
Sebelum dikukuhkan, para anggota Paskibraka telah melalui masa pemusatan latihan yang tidak mudah. Mereka dibekali berbagai nilai fundamental, mulai dari kedisiplinan, kerja sama tim, integritas, hingga semangat patriotisme dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Edi menilai semangat rela berkorban yang ditunjukkan selama latihan merupakan cerminan langsung dari nilai perjuangan para pahlawan. Waktu, tenaga, dan kedisiplinan yang telah mereka berikan adalah wujud nyata generasi muda dalam mengisi kemerdekaan.
“Tugas yang kalian laksanakan adalah tugas yang berat, namun sangat mulia. Kalian membawa harapan dan kehormatan keluarga, sekolah, serta seluruh warga Kota Pontianak,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada orang tua dan wali anggota Paskibraka. Keberhasilan para siswa mencapai tahap ini dinilai tidak lepas dari doa, dukungan, dan keikhlasan keluarga.
Ucapan terima kasih juga dialamatkan kepada para pelatih, panitia, pamong, sekolah, serta seluruh unsur terkait yang telah membimbing dan mendampingi mereka hingga siap bertugas.
“Kepada seluruh pelatih, panitia, pamong, sekolah, serta semua unsur terkait, saya sampaikan terima kasih dan apresiasi atas bimbingan dan pendampingan kepada adik-adik Paskibraka,” katanya.
Edi berpesan agar nilai-nilai disiplin dan keteladanan yang diperoleh selama masa pelatihan tidak berhenti setelah tugas pengibaran bendera usai. Ia berharap semangat tersebut terus tertanam dalam kehidupan sehari-hari para anggota.
“Tetap terapkan nilai-nilai disiplin dan keteladanan ini dalam kehidupan sehari-hari. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan bimbingan, kekuatan, dan perlindungan kepada kita semua dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” pungkasnya.