KALIMANTAN BARAT — Kemenangan kilat itu tercatat dalam 45 detik dan memperpanjang rekor profesional Bilal Hasan menjadi 9-0 dengan delapan kemenangan KO. Penampilan impresif tersebut langsung menuai sorotan dari mantan juara dua divisi UFC, Henry Cejudo.
"Kalian akan mengingat nama ini karena dia hanya butuh 45 detik," ujar Cejudo di laman Instagram miliknya, Senin (19/8/2024). Pernyataan itu menjadi penanda bahwa nama Bilal Hasan mulai diperhitungkan di kelas ringan.
Cejudo menilai kelas ringan saat ini membutuhkan sosok baru untuk menjadi bintang. Menurutnya, Bilal memiliki peluang besar di divisi tersebut, dan ia pun mengusung nama Ode Osbourne sebagai lawan yang menarik untuk menguji kemampuan Bilal.
Ode Osbourne merupakan petarung yang juga berkompetisi di kelas terbang. Pertemuan dengan Osbourne dinilai bisa menjadi tantangan berikutnya bagi Bilal setelah mencatat kemenangan cepat di Dana White's Contender Series.
"Saya ingin sekali melihat dia bertarung melawan Ode Osbourne selanjutnya," tambah Cejudo dalam komentarnya. Usulan ini tentu menarik, sebab Osbourne punya pengalaman lebih banyak di panggung UFC.
Kemenangan atas Mridul Saikia membuat rekor profesional Bilal menjadi 9-0. Dari sembilan kemenangan yang diraih, delapan di antaranya didapat melalui KO. Catatan ini menegaskan bahwa Bilal bukan sekadar petarung yang menang, melainkan finisher sejati.
Dengan kemenangan yang hanya berlangsung 45 detik itu, nama Bilal Hasan kini semakin dikenal di kelas terbang. Publik pun diminta untuk mengingat namanya setelah penampilannya yang memukau di Dana White's Contender Series.