KALIMANTAN BARAT — Langkah ini dikonfirmasi oleh Financial Times dan menjadi respons atas perubahan lanskap riset keamanan siber. Alat AI memang mampu mengidentifikasi celah pemrograman secara otomatis, namun volume laporan yang masuk membuat tim internal Apple kewalahan dan berisiko menenggelamkan temuan-temuan penting dari peneliti manusia.
Melalui portal keamanan internalnya, Apple kini menerapkan batas jumlah pengiriman laporan. Peneliti yang ingin mengirim laporan melebihi kuota harus mengajukan permintaan khusus terlebih dahulu.
Kebijakan ini berlaku untuk semua pihak yang terdaftar dalam program. Langkah ini dinilai sebagai cara untuk menyaring laporan berkualitas rendah yang biasanya dihasilkan oleh pemindaian otomatis berbasis AI.
Apple bukan satu-satunya raksasa teknologi yang me