KAYONG UTARA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menegaskan aspirasi warga pesisir tidak akan berhenti sebagai catatan belaka. Gubernur Kalbar Ria Norsan menyatakan seluruh usulan yang disampaikan masyarakat Teluk Batang akan menjadi bahan penyusunan program kerja melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027.
"Seluruh catatan, usulan, dan aspirasi yang disampaikan masyarakat Teluk Batang akan dihimpun oleh OPD terkait. Pemerintah Kalbar berkomitmen menindaklanjuti masukan tersebut dan mengimplementasikannya melalui program kerja dalam APBD Tahun 2027," kata Ria Norsan di Kayong Utara, Jumat.
Ria Norsan menegaskan pembangunan harus dimulai dari desa karena menjadi fondasi utama kemajuan daerah. Dari total sekitar 2.046 desa di Kalbar, peningkatan kualitas pembangunan di tingkat desa dinilai berdampak langsung pada kemajuan kecamatan hingga kabupaten.
Program Gema Membangun Desa (GMD) sendiri digagas sebagai sarana mendekatkan pelayanan sekaligus menjaring langsung suara warga. Melalui forum ini, pemerintah tidak hanya mendengar keluhan, tetapi juga merumuskan kebijakan berbasis kebutuhan riil di lapangan.
Sejumlah aspirasi menonjol muncul dalam dialog tersebut. Warga menyoroti beberapa sektor utama yang membutuhkan intervensi cepat:
Seluruh usulan tersebut, menurut Ria Norsan, telah dicatat oleh organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai bidang masing-masing untuk selanjutnya diverifikasi dan diprioritaskan.
Bupati Kayong Utara Romi Wijaya mengapresiasi kunjungan kerja Gubernur Kalbar beserta jajaran. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah provinsi terhadap percepatan pembangunan di kawasan pesisir.
Romi menuturkan, dukungan Pemprov Kalbar telah mendorong peningkatan infrastruktur jalan yang memangkas waktu tempuh masyarakat. Perbaikan akses ini turut mendukung kelancaran aktivitas ekonomi warga. Pemerintah kabupaten, lanjut dia, terus berkoordinasi dengan provinsi dan pusat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur melalui berbagai skema, termasuk Program Instruksi Presiden Jalan Daerah.
Rangkaian Program GMD di Teluk Batang tidak hanya berhenti pada dialog. Kegiatan dilanjutkan dengan pelayanan kesehatan gratis bagi warga serta hiburan rakyat. Agenda ini dirancang untuk mempererat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan.