Gubernur Kalbar Ria Norsan Resmi Tutup BBGRM XXIII dan HKG PKK ke-54 di Kubu Raya, Tekankan Gotong Royong sebagai Fondasi Pembangunan

Penulis: Alfin Murtado  •  Jumat, 31 Juli 2026 | 09:42:01 WIB
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menutup secara resmi BBGRM XXIII dan HKG PKK ke-54 tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kubu Raya, Rabu (29/7/2026).

KUBU RAYA — Rangkaian acara BBGRM XXIII dan HKG PKK ke-54 tingkat Provinsi Kalimantan Barat resmi berakhir setelah digelar selama tiga hari di Kabupaten Kubu Raya, 27–29 Juli 2026. Penutupan ditandai dengan kehadiran Gubernur Kalbar Ria Norsan yang memberikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten setempat atas kesuksesan menjadi tuan rumah.

Dalam sambutannya, Norsan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momen ini sebagai penguat tekad merawat budaya saling membantu. Menurutnya, di tengah dinamika zaman yang kian cepat, nilai gotong royong justru semakin relevan sebagai perekat sosial.

"Hari ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan masih tumbuh dan terus menjadi kekuatan kita. Kalau kita renungkan bersama, salah satu kekuatan terbesar bangsa Indonesia sejak dahulu adalah semangat gotong royong," ujar Norsan dalam keterangan yang diterima redaksi.

Membangun Daerah Bukan Hanya Tugas Pemerintah

Orang nomor satu di Kalimantan Barat itu mengingatkan bahwa pembangunan bukanlah tanggung jawab aparatur semata, melainkan kerja kolektif seluruh lapisan masyarakat. Ia meminta warga memulai dari aksi-aksi kecil di lingkungan tempat tinggal.

"Mari kita mulai dari hal-hal sederhana. Menjaga kerukunan dengan tetangga, peduli terhadap lingkungan, membantu mereka yang membutuhkan, menghargai perbedaan, dan aktif dalam kegiatan masyarakat," ajaknya.

Menurut Norsan, aksi sederhana yang dilakukan secara konsisten akan berdampak besar bagi kemajuan Kalimantan Barat. Ia optimistis cita-cita daerah yang adil, demokratis, religius, sejahtera, dan berwawasan lingkungan dapat tercapai jika kolaborasi terus dijaga.

PKK Garda Terdepan Ketahanan Keluarga

Pada puncak peringatan HKG PKK ke-54, Norsan menyoroti peran strategis kader PKK sebagai mitra pemerintah. Ia menilai keluarga adalah tempat pertama lahirnya nilai-nilai kehidupan seperti kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab.

"Melalui 10 Program Pokok PKK, para kader telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesehatan, kesejahteraan, ekonomi keluarga, pendidikan, hingga pelestarian lingkungan," ungkapnya.

Norsan menyampaikan penghargaan khusus kepada seluruh kader PKK di 14 kabupaten/kota. Ia menilai pengabdian para kader seringkali tidak terlihat di permukaan, tetapi manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Program Baru Berbasis Pangan Lokal Diluncurkan

Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Erlina Norsan, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak hanya menjalankan 10 program pokok. Dalam kesempatan itu, TP PKK meluncurkan program inspirasi berbasis pangan lokal yang akan disosialisasikan ke daerah.

"Alhamdulillah kegiatan hari ini sukses sampai dengan penutupan dan mudah-mudahan makna yang terkandung didalam inti sari daripada kegiatan puncak HKG PKK ini betul-betul dipahami dan dipedomani kedepannya agar lebih semangat," kata Erlina.

Ia menambahkan, program baru tersebut akan diperkenalkan secara maksimal saat monitoring dan evaluasi ke 14 kabupaten/kota oleh Ketua TP PKK Provinsi beserta jajaran. Kegiatan penutupan ini turut dihadiri Bupati/Wali Kota se-Kalbar serta Ketua TP PKK kabupaten/kota.

Reporter: Alfin Murtado
Sumber: infopublik.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top