PONTIANAK — Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan Pertamina Patra Niaga Edi Mangun menyatakan kapal-kapal pengangkut BBM telah tiba di area penerimaan dan proses pembongkaran pasokan terus berlangsung. Langkah ini untuk memperkuat ketersediaan stok di Integrated Terminal (IT) Pontianak.
"Kami memahami kekhawatiran masyarakat atas antrean yang terjadi di sejumlah SPBU. Saat ini, kapal-kapal pengangkut BBM telah tiba dan proses penerimaan pasokan terus berlangsung," ujar Edi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Untuk mempercepat distribusi, Pertamina mengubah jadwal pengiriman BBM dari terminal ke SPBU di Kota Pontianak dan sekitarnya. Pengiriman dilakukan lebih awal, mulai pukul 00.00 WIB, agar pasokan tersedia sebelum aktivitas masyarakat dimulai.
Sejumlah SPBU juga memperpanjang jam operasional hingga tengah malam untuk meningkatkan kapasitas pelayanan. Selain itu, Pertamina melakukan build up stock secara proaktif di SPBU tanpa menunggu stok mencapai level minimum. Langkah ini untuk meminimalkan potensi kekosongan di lapangan.
Sejak Senin (27/6), Pertamina telah menyalurkan tambahan pasokan BBM sebanyak 176 kiloliter secara bertahap. Penambahan pasokan terus dilakukan setiap hari dengan prioritas kepada SPBU yang mengalami peningkatan permintaan dan kepadatan kendaraan.
Edi menambahkan, pengiriman ke SPBU di wilayah Kota Pontianak dan sekitarnya telah dilakukan per Rabu pagi. Penyaluran akan terus ditambah secara bertahap sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.
Pertamina meningkatkan pemantauan terhadap penyaluran BBM di SPBU secara langsung. Perusahaan juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk mendukung kelancaran pelayanan serta mengatur arus kendaraan di lokasi yang mengalami kepadatan.
"Kami terus memantau kondisi stok dan penyaluran secara langsung di lapangan. Pertamina akan terus melakukan langkah-langkah yang diperlukan sesuai perkembangan kondisi di lapangan untuk menjaga kelancaran distribusi dan pelayanan kepada masyarakat," ujar Edi.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan kapasitas kendaraan. Dengan membeli secukupnya, masyarakat turut membantu menjaga ketersediaan BBM dan memberikan kesempatan bagi warga lain untuk mendapatkan pelayanan dengan lebih tertib.
"Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran distribusi dan memenuhi kebutuhan energi masyarakat," kata Edi.