Uni Eropa Umumkan Paket Kedaulatan Teknologi, Genjot Investasi Chip dan AI Buatan Sendiri

Penulis: Wisnu Wardana  •  Kamis, 04 Juni 2026 | 00:56:31 WIB
Uni Eropa meluncurkan paket kedaulatan teknologi untuk memperkuat produksi chip dan pengembangan AI.

Komisi Eropa mengumumkan paket kebijakan ambisius yang diberi nama European Technological Sovereignty Package. Isinya tidak hanya sebatas dorongan investasi, tetapi juga kerangka legislasi baru untuk memperkuat kapasitas produksi chip, pusat data, hingga pengembangan AI dan proyek sumber terbuka (open-source) di Eropa.

Chips Act 2.0: Strategi Baru Semikonduktor Eropa

Salah satu pilar utama paket ini adalah Chips Act 2.0, yang merupakan penyegaran dari undang-undang semikonduktor pertama yang dirilis tahun 2023. Regulasi sebelumnya lahir sebagai respons atas kerentanan rantai pasok chip global, dan kini diperbarui untuk menjawab ledakan permintaan AI.

Dalam versi terbaru ini, Komisi Eropa memperkenalkan label keunggulan bagi kawasan semikonduktor di Eropa. Pendekatan ekosistem akan diterapkan, baik untuk chip AI maupun chip konvensional, dengan tujuan mendekatkan pabrikan chip ke konsumennya—terutama operator pusat data dan penyedia layanan cloud.

Cloud dan AI: Target Kapasitas Data Centre Dilipatgandakan

Paket kebijakan ini juga mencakup Cloud and AI Development Act, yang memperkuat rencana Uni Eropa untuk melipatgandakan kapasitas pusat data dalam lima hingga tujuh tahun ke depan. Undang-undang ini merupakan bagian dari strategi penerapan AI di seluruh negara anggota.

Komisi Eropa menyatakan bahwa aturan ini akan mendukung riset dan inovasi di bidang teknologi berkelanjutan, sambil menyeimbangkan ambisi AI dengan komitmen iklim. Proses pembangunan pusat data akan disederhanakan, dan kerangka kerja baru untuk kedaulatan cloud dan AI akan dibangun guna melindungi data sensitif serta mendukung penerapan teknologi AI dan cloud canggih.

Open-Source Jadi Prioritas, dari AI hingga Keamanan Siber

Uni Eropa juga memberikan penekanan besar pada proyek sumber terbuka di sektor pertumbuhan seperti AI dan keamanan siber. Brussels berkomitmen mendukung startup open-source dan berinvestasi pada keterampilan digital, sambil memperkuat inisiatif seperti Open Internet Stack.

Digitalisasi Sektor Energi Jadi Komponen Terakhir

Komponen terakhir dari paket ini adalah Peta Jalan Strategis untuk Digitalisasi dan AI di Sektor Energi. Peta jalan ini menguraikan komitmen Komisi untuk mendorong kerja sama antara sektor energi dan digital, serta memastikan pusat data baru terintegrasi ke jaringan listrik secara berkelanjutan dan transparan.

Model AI yang dilatih dengan data Eropa dan dikembangkan oleh perusahaan Eropa akan menjadi kunci untuk meningkatkan infrastruktur listrik di kawasan tersebut. Komisi juga akan mendorong pemasangan meteran pintar secara lebih cepat.

"Kita Tidak Bisa Bergantung pada Negara Lain"

“Kita tidak mampu bergantung pada pihak lain untuk teknologi yang menjaga rumah sakit tetap berjalan, jaringan listrik tetap stabil, dan layanan kita tetap aman,” ujar Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dalam pernyataan resmi. “Ini tentang melindungi warga negara kita, membela kepentingan kita, dan membuat pilihan kita sendiri.”

Von der Leyen menambahkan bahwa Eropa memiliki bakat, keunggulan riset, basis industri, dan Pasar Tunggal. “Bersama-sama, kita harus mengubah kekuatan ini menjadi kedaulatan teknologi,” tegasnya.

Langkah Nyata: Prancis Tinggalkan Zoom dan Windows

Sepanjang tahun 2026, sejumlah negara anggota UE, terutama Prancis, mulai menunjukkan pergeseran nyata dari ketergantungan pada teknologi AS dan China. Pada Januari lalu, pemerintah Prancis mengumumkan akan meninggalkan Zoom dan Microsoft Teams demi solusi buatan dalam negeri yang akan diterapkan di seluruh departemen layanan sipil pada tahun depan. Beberapa bulan kemudian, Prancis juga merencanakan migrasi sistem operasi Windows ke Linux berbasis open-source di komputer kerja mereka.

Parlemen Eropa pun dilaporkan mulai menjauh dari Google di komputer internal mereka. Menurut Politico, mesin pencari di bilah alamat browser Firefox dan Edge akan segera digantikan oleh Quant, alternatif buatan Prancis. Karyawan masih bisa memilih menggunakan mesin pencari lain atau mengubah pengaturan default jika diinginkan.

Rangkaian proposal baru ini kini akan dibahas oleh Parlemen Eropa dan Dewan Uni Eropa. Komisi juga berencana berkonsultasi dengan negara anggota, Kelompok Bank Investasi Eropa, dan pemangku kepentingan lainnya terkait skema pendanaan paket kedaulatan teknologi ini.

Reporter: Wisnu Wardana
Sumber: engadget.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top