Pencarian

Forum TBM Kalbar Dorong Literasi Jadi Gerakan Produktif, Libatkan 100 Pegiat di Pontianak

Selasa, 29 September 2026 • 11:53:32 WIB
Forum TBM Kalbar Dorong Literasi Jadi Gerakan Produktif, Libatkan 100 Pegiat di Pontianak
Ketua Forum TBM Kalimantan Barat Annisa Maharani Nasran berbicara dalam Bincang Literasi Bersama Kang Maman di Rumah Budaya Kota Pontianak, Senin.

Forum Taman Bacaan Masyarakat Kalimantan Barat mendorong gerakan literasi berkembang dari sekadar membaca dan menulis menjadi kemampuan yang menghasilkan karya serta memberdayakan masyarakat. Kegiatan Bincang Literasi Bersama Kang Maman digelar di Rumah Budaya Kota Pontianak dalam rangka Bulan Gemar Membaca 2026 dan diikuti sekitar 100 peserta. Forum menilai penguatan budaya literasi membutuhkan keterlibatan berbagai elemen agar aktivitas membaca berkembang menjadi kemampuan menulis, berdiskusi, dan membangun jejaring.

PONTIANAK — Ketua Forum TBM Kalimantan Barat Annisa Maharani Nasran menegaskan literasi bukan berhenti pada aktivitas membaca. Menurutnya, masyarakat perlu mampu mengolah pengetahuan yang diperoleh menjadi sesuatu yang produktif dan bermanfaat.

"Literasi bukan hanya membaca, tetapi bagaimana masyarakat mampu mengolah pengetahuan yang diperoleh menjadi sesuatu yang produktif dan bermanfaat," kata Annisa dalam kegiatan Bincang Literasi Bersama Kang Maman di Rumah Budaya Kota Pontianak, Senin.

Kegiatan bertajuk "Bincang Literasi Bersama Kang Maman: Menginspirasi dan Membangun Budaya Literasi Kalimantan Barat" tersebut digelar dalam rangka memperingati Bulan Gemar Membaca 2026. Sekitar 100 peserta hadir dari kalangan pegiat literasi, pengelola taman bacaan masyarakat, pelajar, mahasiswa, generasi muda, penulis, jurnalis, komunitas kreatif, serta masyarakat umum.

Literasi Perlu Melibatkan Berbagai Elemen Masyarakat

Annisa menyebut penguatan budaya literasi tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat agar aktivitas membaca dapat berkembang menjadi kemampuan menulis, berdiskusi, berkarya, sekaligus membangun jejaring.

Pegiat literasi nasional Maman Suherman menilai gerakan literasi di Pontianak dan Kalimantan Barat diharapkan terus bergerak menjadi pemantik bagi masyarakat. Tujuannya meningkatkan kemampuan dan kualitas hidup melalui pengetahuan.

"Gerakan literasi yang masif dilakukan agar tidak sekadar mengajak orang untuk baca dan tulis, tapi bagaimana memahami, mengerti, dan kemudian mengaplikasikan apa yang didapatkannya," katanya.

Dari Membaca sampai Menghasilkan Perubahan

Menurut Maman, literasi mencakup kemampuan memahami, mengolah, dan menerapkan pengetahuan sehingga memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat. Karena itu, gerakan literasi perlu melihat proses dari hulu hingga hilir, mulai dari membaca sampai menghasilkan perubahan.

Ia mengapresiasi gerakan literasi di Kalimantan Barat yang dinilainya cukup menggeliat. Penilaian itu didasari masih banyaknya pegiat yang konsisten mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya literasi.

Maman berharap pemerintah daerah bersama berbagai pihak terus menghadirkan terobosan untuk memperkuat literasi masyarakat. Upaya itu dinilai dapat mendukung peningkatan indeks pembangunan literasi dan indeks pembangunan manusia serta membentuk generasi muda yang produktif dan berdaya saing.

Rangkaian Acara dan Perluasan Jejaring

Selain bincang literasi interaktif, kegiatan tersebut diisi pembacaan karya Kang Maman, diskusi dan tanya jawab, serta penyerahan apresiasi kepada mitra sahabat literasi. Pemberian apresiasi menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring gerakan literasi di Kalimantan Barat.

Follow kabarsingkawang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks