Pencarian

Kabut Asap Karhutla Selimuti Ketapang, Jarak Pandang Bandara Rahadi Oesman Cuma 50 Meter

Sabtu, 26 September 2026 • 14:16:31 WIB
Kabut Asap Karhutla Selimuti Ketapang, Jarak Pandang Bandara Rahadi Oesman Cuma 50 Meter
Kabut asap karhutla menyelimuti Kabupaten Ketapang dan menurunkan jarak pandang di Bandara Rahadi Oesman hingga 50 meter.

KETAPANG — Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Rahadi Oesman Ketapang Dwi Muji Raharjo menyatakan rendahnya jarak pandang menjadi kendala utama penerbangan dari Ketapang menuju Pontianak. Gangguan itu dipengaruhi kabut asap karhutla yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Ketapang.

"Sudah lebih sepekan penerbangan dari dan ke Pontianak batal," kata Dwi saat dikonfirmasi Suara Ketapang.

Dampak Mulai Terasa Sejak 2 September 2026

Dwi menjelaskan, dampak terhadap aktivitas penerbangan mulai terasa sejak awal September 2026. Sejak 2 September, kondisi cuaca dan jarak pandang mulai mengganggu operasional di Bandara Rahadi Oesman.

Jarak pandang sekitar 50 meter yang tercatat pada Kamis pagi menjadi salah satu kondisi terburuk sejak karhutla dan kemarau ekstrem melanda Ketapang sepanjang tahun ini.

Rute Ketapang-Jakarta Masih Terbang, Jadwal Bergeser

Meski rute Ketapang-Pontianak terganggu, penerbangan dari Ketapang menuju Jakarta masih tetap beroperasi. "Meski rute Ketapang-Pontianak terganggu, penerbangan Ketapang-Jakarta masih beroperasi," ujarnya.

Kondisi jarak pandang pada jalur penerbangan menuju Jakarta masih memungkinkan pesawat untuk beroperasi. Saat ini, penerbangan Ketapang-Jakarta dilayani satu kali perjalanan pulang-pergi setiap hari.

Waktu keberangkatan dapat mengalami perubahan menyesuaikan kondisi jarak pandang. "Sesuai jadwal penerbangan ke Jakarta pagi, karena faktor jarak pandang, sore baru bisa terbang," ujar Dwi.

Kemarau Ekstrem Hampir Tiga Bulan Picu Karhutla

Kabupaten Ketapang masih menghadapi kondisi kemarau ekstrem yang berlangsung hampir tiga bulan tanpa hujan. Kondisi kering tersebut turut meningkatkan risiko terjadinya karhutla di sejumlah wilayah.

Asap dari karhutla kemudian menyelimuti sejumlah kawasan, termasuk di sekitar Bandara Rahadi Oesman. Gangguan ini tidak hanya berdampak terhadap aktivitas penerbangan, tetapi juga berpotensi menghambat mobilitas masyarakat yang mengandalkan transportasi udara dari dan menuju Ketapang.

Penerbangan Kembali Normal Jika Jarak Pandang Aman

Dwi menegaskan, penerbangan dari dan menuju Ketapang dapat kembali dilakukan apabila kondisi jarak pandang telah memenuhi ketentuan keselamatan penerbangan. Hingga kini, belum ada keterangan resmi soal perkiraan waktu pemulihan rute Ketapang-Pontianak.

Follow kabarsingkawang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suaranusantara.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks