BAZNAS Kabupaten Kayong Utara bersama Pemkab Kayong Utara menyalurkan bantuan pembangunan sumur bagi santri Pondok Tahfidz Al Quran Darul Hikam di Kecamatan Sukadana. Bantuan disalurkan lewat program BAZNAS Hub RI guna menunjang kebutuhan air bersih untuk kegiatan belajar dan ibadah para santri. Wakil Bupati Kayong Utara Amru Chanwari menyampaikan apresiasi atas perhatian lembaga zakat tersebut.
KAYONG UTARA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kayong Utara menggandeng Pemerintah Kabupaten Kayong Utara menyalurkan bantuan berupa pembangunan sumur di Pondok Tahfidz Al Quran Darul Hikam, Kecamatan Sukadana. Bantuan itu masuk melalui program BAZNAS Hub RI. Sasaran utamanya: memenuhi kebutuhan air bersih para santri, baik untuk aktivitas pendidikan maupun keperluan sehari-hari di lingkungan pondok.
Air Bersih Dinilai Kebutuhan Dasar Santri
Wakil Bupati Kayong Utara Amru Chanwari menilai ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tak bisa ditawar bagi para santri. Air bersih dipakai untuk berbagai keperluan, mulai dari kebutuhan harian hingga menunjang kegiatan ibadah.
"Kami mengapresiasi BAZNAS Kabupaten Kayong Utara dan BAZNAS pusat yang telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan air bersih bagi para santri. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan mendukung aktivitas pendidikan serta kehidupan sehari-hari di pondok," kata Amru di Sukadana, Senin.
Menurut Amru, dukungan terhadap fasilitas dasar di lingkungan pondok pesantren perlu mendapat perhatian serius. Pasalnya, air bersih menyangkut kelancaran aktivitas belajar sekaligus kenyamanan santri menjalani kehidupan sehari-hari di pondok.
Harapan agar Kegiatan Santri Berjalan Lebih Nyaman
Ia berharap bantuan sumur tersebut membuat pondok mampu memenuhi kebutuhan air secara lebih memadai. Dengan begitu, kegiatan para santri dapat berlangsung tanpa kendala berarti.
"Melalui pembangunan sarana air bersih tersebut kita harap kebutuhan dasar para santri di Pondok Tahfidz Al Quran Darul Hikam dapat terpenuhi sekaligus mendukung kelancaran kegiatan belajar dan ibadah di lingkungan pondok," ujarnya.
Bantuan sumur ini juga dipandang sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Pemkab Kayong Utara menyatakan mengapresiasi berbagai program BAZNAS yang dinilai memberi manfaat langsung kepada warga, termasuk dukungan terhadap lembaga pendidikan keagamaan.