Pencarian

Singkawang Gelap Berjam-jam, Ratusan Warga Keluhkan Pemadaman Listrik Mendadak dan Desak PLN Beri Kompensasi

Kamis, 02 Juli 2026 • 20:22:31 WIB
Singkawang Gelap Berjam-jam, Ratusan Warga Keluhkan Pemadaman Listrik Mendadak dan Desak PLN Beri Kompensasi
Warga Singkawang mengeluhkan pemadaman listrik mendadak yang berlangsung berjam-jam tanpa pemberitahuan.

SINGKAWANG — Kelistrikan di Kota Singkawang lumpuh total selama belasan jam pada Senin (15/4) malam hingga Selasa (16/4) dini hari. Warga dari Kecamatan Singkawang Tengah hingga Singkawang Barat melaporkan pemadaman terjadi tiba-tiba tanpa pemberitahuan sebelumnya, membuat aktivitas warga dan pelaku UMKM terhenti.

Awal Mula: Lampu Padam Tanpa Peringatan

Pemadaman mulai terasa sekitar pukul 19.00 WIB. Warga di Kelurahan Pasiran dan Kelurahan Roban mengaku tidak mendapat informasi dari PLN soal jadwal pemadaman atau perbaikan jaringan. "Tiba-tiba mati total. Kami tidak dapat pemberitahuan sama sekali," ujar seorang warga Kelurahan Pasiran, Selasa (16/4).

Kondisi ini berlangsung hingga pukul 03.00 WIB dini hari. Beberapa warga yang memiliki usaha rumahan, seperti warung makan dan laundry, mengaku merugi karena peralatan listrik mati dan stok bahan makanan terbuang.

Dampak Langsung: UMKM dan Rumah Tangga Terpuruk

Pemadaman tanpa pemberitahuan ini langsung melumpuhkan sektor usaha mikro di Singkawang. Pelaku UMKM yang mengandalkan lemari pendingin untuk menyimpan bahan baku mengaku mengalami kerugian hingga ratusan ribu rupiah per malam.

"Saya jualan bakso, stok daging dan mie harus dibuang karena tidak bisa disimpan. Kalau dihitung-hitung rugi sekitar Rp 300 ribu," keluh seorang pedagang di Pasar Singkawang. Selain itu, warga yang memiliki alat kesehatan elektronik di rumah juga mengaku khawatir.

Apa Tuntutan Warga ke PLN?

Warga mendesak PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Singkawang untuk segera memberikan penjelasan resmi mengenai penyebab pemadaman massal ini. Sebagian warga juga menuntut kompensasi berupa pengurangan tagihan listrik bulan depan karena dianggap gagal memberikan layanan dasar.

"Kami bayar listrik tiap bulan, masa iya mati berjam-jam tanpa kabar. Harus ada kompensasi," tegas warga lainnya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PLN terkait penyebab dan langkah tindak lanjut atas pemadaman tersebut.

Langkah Selanjutnya: Warga Siap Lapor ke Ombudsman

Sejumlah warga berencana melaporkan kejadian ini ke Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Barat jika dalam waktu dekat PLN tidak memberikan klarifikasi. Mereka menilai pemadaman tanpa pemberitahuan melanggar hak konsumen atas informasi dan pelayanan yang layak.

Pemadaman serupa juga pernah terjadi di beberapa titik di Singkawang pada bulan sebelumnya, namun belum ada perbaikan sistem peringatan dari pihak penyedia listrik. Warga berharap kejadian ini menjadi evaluasi serius bagi PLN untuk meningkatkan kualitas layanan di Kota Singkawang.

Bagikan
Sumber: pontianakpost.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks