PONTIANAK — PLN tak hanya berinvestasi pada teknologi dan infrastruktur kelistrikan. Kini, perusahaan pelat merah itu juga serius membenahi kualitas hidup pegawainya lewat program kesehatan terstruktur.
General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Maria G.I. Gunawan, menegaskan bahwa di tengah transformasi perusahaan yang kian dinamis, kesehatan pegawai menjadi aset utama. "Ketika tubuh sehat dan pikiran lebih jernih, produktivitas meningkat dan kita dapat memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan maupun keluarga," ujarnya dalam peluncuran yang digelar di Kantor PLN UID Kalbar, Jumat (12/6).
Bukan Sekadar Olahraga Rutin, Ada Pemetaan Kesehatan
Program ENERGIZE Kalbar tidak hanya berisi senam pagi atau jalan sehat. Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Kalbar, Rahayu Arimbi, menjelaskan bahwa program ini dirancang secara terukur melalui Segmented Wellness Program. "Dasar pemetaannya adalah hasil Medical Check Up (MCU) pegawai," katanya.
Lewat aplikasi PLN Wellness, setiap aktivitas olahraga dan edukasi kesehatan bisa dipantau. Perusahaan juga menyediakan pendampingan gaya hidup sehat secara berkelanjutan. "Kami ingin menciptakan lingkungan kerja yang mendukung peningkatan kesehatan fisik maupun mental," tambah Rahayu.
Edukasi Kesehatan: Jangan Menunggu Sakit untuk Peduli
Rangkaian peluncuran juga menghadirkan sesi Health Talk bersama dr. Meliani Fransiska Andita dari RS Mitra Medika Pontianak. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya aktivitas fisik rutin, pola makan seimbang, istirahat cukup, serta kemampuan mengelola stres.
"Jangan menunggu sakit untuk mulai peduli pada kesehatan. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi investasi besar bagi kesehatan dan masa depan," ungkap dokter Meliani di hadapan jajaran manajemen dan pegawai yang hadir secara offline maupun online dari seluruh unit kerja di Kalbar.
Target: Budaya Sehat Mengakar, Kinerja Meningkat
PLN berharap melalui ENERGIZE Kalbar, budaya hidup sehat tidak hanya menjadi program sesaat, melainkan mengakar dalam keseharian pegawai. Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan menghadirkan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
"Perubahan besar selalu dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten," ujar Maria. Dengan SDM yang sehat dan bahagia, produktivitas pun diyakini akan berjalan berkelanjutan.