Pencarian

Tanam 500 Bibit Mangrove di Pesisir Mendalok, UPI EDY Mempawah Buktikan Komitmen Restorasi Lingkungan

Selasa, 09 Juni 2026 • 20:40:01 WIB
Tanam 500 Bibit Mangrove di Pesisir Mendalok, UPI EDY Mempawah Buktikan Komitmen Restorasi Lingkungan
Puluhan peserta menanam 500 bibit mangrove di pesisir Mendalok sebagai upaya restorasi lingkungan.

MEMPAWAH — Kawasan pesisir di belakang area operasional UPI EDY berubah menjadi titik hijau baru. Sebanyak 500 bibit mangrove ditanam serentak oleh puluhan peserta yang terdiri dari jajaran pemerintah daerah, TNI/Polri, dan warga sekitar.

Kepala Produksi UPI EDY, Hasuni, mengaku bersyukur program ini bisa berlanjut. "Pada kegiatan Tahap II ini, kami kembali melaksanakan penanaman sebanyak 500 bibit mangrove," ujarnya dalam sambutan. Ia berharap aksi ini bisa menginspirasi pelaku usaha lain untuk turut serta menjaga ekosistem pesisir.

Momentum Hari Lingkungan dan Hari Bahari Sedunia

Raja Fajar Azansyah menyebut waktu pelaksanaan kegiatan ini sangat strategis. Juni identik dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan Hari Bahari Sedunia. "Menjaga kawasan pesisir bukan hanya tugas pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama," tegasnya.

Menurut Raja, peran mangrove sangat krusial. Selain mencegah abrasi, tanaman ini juga menjaga keseimbangan ekosistem dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Ia mengapresiasi inisiatif UPI EDY yang dinilainya konsisten menjalankan program restorasi.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Hijaukan Pesisir

Hadir dalam kegiatan itu Camat Sungai Kunyit, Kapolsek Sungai Kunyit, perwakilan POSAL Mempawah, PSDKP Wilker Mempawah, Dinas PKPP Mempawah, serta Koordinator Penyuluh Perikanan Mempawah. Kepala Desa Mendalok dan Kepala Desa Semudun juga ikut serta bersama elemen masyarakat lainnya.

Usai seremoni, seluruh peserta bergerak ke titik tanam. Bibit mangrove ditanam secara simbolis di area pesisir yang berada tepat di belakang kawasan operasional UPI EDY. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa sektor swasta bisa menjadi motor penggerak pelestarian lingkungan di tingkat desa.

Hasuni berharap program ini berkelanjutan. "Kami ingin aksi ini menjadi inspirasi bagi pelaku usaha maupun masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan lingkungan pesisir, khususnya di wilayah Desa Mendalok dan Kecamatan Sungai Kunyit," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: suarakalbar.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks