SINGKAWANG — Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan mencatat percepatan signifikan pada pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Singkawang. Proyek prioritas nasional ini berada di jalur yang tepat untuk menyelesaikan target akhir bulan depan.
Staf Khusus Menko Infrastruktur, Herzaky Mahendra Putra, mengungkapkan progres harian pekerjaan konsisten di atas 2,5 persen. “Alhamdulillah progres pembangunan Sekolah Rakyat di Singkawang sangat baik. Tadi malam progres pembangunan sudah mencapai 58 persen dan jika dihitung secara matematis, kami optimistis pekerjaan dapat tuntas sesuai target pada 20 Juni mendatang,” ujarnya di Singkawang, Jumat (5/6/2026).
Tenaga Kerja Ditambah hingga 1.300 Orang untuk Akselerasi
Untuk mengejar tenggat, jumlah pekerja di lapangan terus ditambah. Herzaky menyebut saat ini sekitar 1.300 tenaga kerja terlibat, meningkat dari 900 orang sebelumnya. Penambahan ini, kata dia, dilakukan tanpa mengorbankan mutu bangunan dan keselamatan kerja.
“Kami ingin ada percepatan, tetapi tetap mengedepankan kualitas pekerjaan serta aspek keselamatan dan kesehatan kerja. Jangan sampai percepatan pembangunan mengabaikan mutu bangunan maupun keselamatan para pekerja,” tegas Herzaky.
Herzaky juga mengapresiasi dedikasi para pekerja yang bekerja siang dan malam. Menurutnya, semangat tersebut menjadi faktor kunci menjaga target penyelesaian tetap sesuai jadwal.
Komitmen Nasional Perluas Akses Pendidikan Berkualitas
Pembangunan Sekolah Rakyat Singkawang merupakan bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat. Herzaky menegaskan Kemenko Infrastruktur akan terus memantau dan berkoordinasi dengan Kementerian PU serta pemerintah daerah.
“Kami akan terus mengawal proses pembangunan ini agar target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu dengan kualitas yang baik. Insya Allah, Sekolah Rakyat di Kota Singkawang dapat segera tuntas dan siap dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” tutup Herzaky.
Dalam peninjauan tersebut, Herzaky didampingi Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Romi Firman, jajaran Kementerian Pekerjaan Umum, dan perwakilan pemerintah daerah setempat.