Pencarian

Jembatan Sabung Setangga di Sambas Kembali Telan Korban, Warga Keluhkan Kondisi Memprihatinkan

Senin, 01 Juni 2026 • 15:10:24 WIB
Jembatan Sabung Setangga di Sambas Kembali Telan Korban, Warga Keluhkan Kondisi Memprihatinkan
Jembatan Sabung Setangga di Sambas kembali menjadi lokasi kecelakaan fatal akibat kondisi infrastruktur yang memprihatinkan.

SAMBAS — Jembatan Sabung Setangga yang menghubungkan antar desa di Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, kembali menjadi lokasi kecelakaan fatal. Peristiwa terbaru terjadi pada pekan lalu, menambah panjang daftar korban yang telah berjatuhan di titik tersebut selama bertahun-tahun.

Warga: Korban Sudah Tak Terhitung Lagi

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengaku sudah bosan dengan kondisi jembatan yang tak kunjung diperbaiki secara serius. "Sudah tak terhitung berapa kali jembatan ini menelan korban. Setiap ada kejadian, hanya disorot sebentar, lalu kembali seperti biasa," ujarnya kepada Tribun Pontianak.

Menurut warga, jembatan ini merupakan akses utama bagi puluhan kepala keluarga untuk beraktivitas sehari-hari. Kondisi struktur yang lapuk dan minim penerangan menjadi penyebab utama tingginya angka kecelakaan, terutama saat malam hari atau cuaca buruk.

Kondisi Infrastruktur yang Sudah Memprihatinkan

Dari pantauan warga, sejumlah bagian jembatan sudah tidak layak fungsi. Beberapa papan penyangga dilaporkan sudah keropos, sementara pagar pembatas di sisi kiri dan kanan jembatan dalam kondisi rusak parah. "Kalau hujan, licin sekali. Apalagi malam hari, gelap gulita. Nekat lewat itu risiko tinggi," tambah sumber yang sama.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh pengguna jalan lain yang setiap hari melintasi jembatan tersebut. Mereka berharap pemerintah daerah segera turun tangan sebelum korban terus bertambah.

Apa Langkah Pemda Sambas Selanjutnya?

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sambas terkait rencana perbaikan jembatan Sabung Setangga. Warga berharap agar insiden terbaru ini menjadi momentum bagi pemda untuk mengambil tindakan konkret, bukan sekadar janji.

Beberapa warga mengusulkan agar jembatan tersebut ditutup sementara jika kondisinya sudah darurat, atau setidaknya dipasangi rambu peringatan dan lampu penerangan jalan. "Kami tidak ingin ada lagi korban. Ini sudah terlalu sering terjadi," tutup warga tersebut.

Bagikan
Sumber: pontianak.tribunnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks