PONTIANAK — Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono melepas puluhan bikers MBCI yang akan menempuh rute melingkar 360 derajat, mulai dari Pontianak, menembus perbatasan darat di Aruk, lalu menyusuri Sri Aman, Miri, Brunei Darussalam, Sibu, hingga Kuching. Perjalanan pulang direncanakan melewati jalur Aruk dan tiba kembali di Pontianak pada Minggu, 24 Mei 2026.
Edi menyebut kegiatan ini memiliki nilai strategis karena Kalimantan Barat berbatasan langsung dengan Sarawak. Menurutnya, akses darat ke negara tetangga membuka peluang besar bagi hubungan sosial, ekonomi, dan pariwisata.
"Alhamdulillah, Kalimantan Barat khususnya memiliki perbatasan darat dengan Sarawak. Ini memberikan akses yang sangat banyak dan bermanfaat," ujarnya saat melepas peserta di halaman Kantor Wali Kota Pontianak.
Antusiasme Membludak, Kuota Awal 50 Peserta Tembus 65 Bikers
Ketua MBCI Kalbar, Indra Kurnianto, mengungkapkan bahwa panitia awalnya hanya membuka kuota untuk 50 peserta. Namun, antusiasme dari berbagai daerah di luar Kalimantan Barat membuat jumlah peserta terus bertambah hingga akhirnya ditutup di angka 65.
Rombongan tidak hanya berasal dari Kalbar. Anggota MBCI dari Yogyakarta, Bogor, Bengkulu, Palembang, Jakarta, Bandung, hingga Jawa Timur ikut bergabung dalam rally tahunan ini.
Berlabuh di Bike Week Festival, Ajang Motor Besar se-Asia Tenggara
Puncak perjalanan rombongan adalah menghadiri Bike Week Festival Motor Besar se-Asia Tenggara di Kuching. Indra memperkirakan acara tersebut akan dihadiri ribuan kendaraan motor besar dari berbagai negara, menjadi momentum penting bagi MBCI untuk memperkuat jejaring komunitas otomotif di kawasan Pulau Borneo.
"Ini momen yang sangat ramai, kemungkinan bisa tumpah sampai ribuan kendaraan motor besar," jelas Indra.
Wali Kota Edi mendorong agar kegiatan touring lintas negara seperti ini terus dikembangkan. Menurutnya, komunitas otomotif dapat menjadi bagian dari diplomasi masyarakat yang memperkuat hubungan persahabatan antarwilayah, sekaligus membawa nama Pontianak sebagai kota yang terbuka bagi wisata dan persahabatan lintas negara.