PONTIANAK — Peringatan dini cuaca tiga harian yang dirilis BMKG Kalbar pada Sabtu (16/5/2026) pagi menunjukkan pola cuaca yang tidak merata. Jika dua kabupaten di utara masuk kategori awas, sebagian besar wilayah Kalbar lainnya berada di level siaga dan waspada.
Dua Wilayah Berstatus Awas, Mana Saja?
BMKG menetapkan status awas—level tertinggi—untuk Kabupaten Kapuas Hulu dan Kabupaten Sintang pada Sabtu, 16 Mei 2026. Ini berarti potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem diperkirakan terjadi dan dapat menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi.
Masyarakat di kedua daerah itu diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko banjir, genangan air, tanah longsor, hingga pohon tumbang. Durasi hujan yang lama dengan intensitas tinggi menjadi faktor utama yang dikhawatirkan BMKG.
Wilayah Siaga: 8 Kabupaten dan 2 Kota Terdampak Hujan Lebat
Untuk kategori siaga atau hujan lebat hingga sangat lebat pada hari yang sama, BMKG mencatat delapan kabupaten dan dua kota. Wilayah tersebut meliputi Bengkayang, Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Mempawah, Sambas, Sanggau, serta Kota Pontianak dan Kota Singkawang.
Sementara itu, status waspada atau hujan sedang hingga lebat berlaku untuk Kabupaten Landak, Melawi, dan Sekadau. Secara total, hampir seluruh provinsi terdampak peringatan dini pada Sabtu ini.
Bagaimana Kondisi Cuaca Minggu dan Senin?
Memasuki Minggu, 17 Mei 2026, potensi hujan masih meluas. Sebanyak 11 daerah masuk kategori waspada: Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau, dan Sintang. Satu wilayah, Kabupaten Ketapang, masih berstatus siaga dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat.
Pada Senin, 18 Mei 2026, intensitas hujan mulai berkurang signifikan. BMKG hanya mencatat dua kabupaten—Melawi dan Sintang—yang masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat dengan status waspada.
Dalam keterangan resminya, BMKG Kalbar juga menyebutkan tidak terdapat wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang selama periode tiga hari tersebut atau nihil.
Imbauan untuk Warga di Zona Merah
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG Kalbar. Warga yang tinggal di daerah rawan bencana hidrometeorologi diminta tetap waspada, terutama saat hujan terjadi dengan durasi lama dan intensitas tinggi.
Peringatan dini ini berlaku mulai Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 08.58 WIB hingga Senin, 18 Mei 2026. Data dapat berubah seiring dinamika atmosfer terkini.