PONTIANAK — Polemik penjurian di final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat berujung pada keputusan pengulangan lomba. Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, mengumumkan keputusan tersebut setelah menerima laporan dari Sekretariat Jenderal MPR selaku penyelenggara.
“Lomba Cerdas Cermat di tingkat Kalimantan Barat yang final akan kita lakukan ulang pada waktu yang akan segera diputuskan secepatnya,” ujar Muzani di kompleks DPR, Rabu (13/5).
Kesalahan Juri yang Mengubah Pemenang
Kontroversi bermula ketika juri menyalahkan jawaban regu C, yakni SMAN 1 Pontianak, pada sesi ketiga. Akibatnya, tim tersebut mendapat poin minus 5. Ironisnya, jawaban serupa yang diberikan regu B, SMAN 1 Sambas, dianggap benar dan diberi nilai 10 poin.
Kejadian ini membuat selisih poin akhir menjadi timpang. Dalam kondisi aktual, SMAN 1 Sambas mengumpulkan 90 poin, unggul jauh dari SMAN 1 Pontianak yang hanya meraih 70 poin. SMAN 1 Sanggau berada di posisi ketiga dengan 45 poin.
Simulasi Skor: SMAN 1 Pontianak Unggul Tipis
Jika tidak terjadi kesalahan penilaian, hasil akhir justru berkebalikan. Berdasarkan simulasi yang dilakukan dengan mengoreksi poin pada sesi ketiga, SMAN 1 Pontianak seharusnya menjadi juara.
Pada sesi 1, ketiga tim tampil imbang dengan SMAN 1 Sanggau 35 poin, serta SMAN 1 Sambas dan SMAN 1 Pontianak sama-sama 50 poin. Sesi 2 juga berlangsung ketat dengan SMAN 1 Sanggau 15 poin, sementara dua tim lainnya masing-masing 20 poin.
Perbedaan krusial terjadi di sesi 3. Dengan asumsi jawaban SMAN 1 Pontianak dibenarkan, perolehan poin mereka menjadi 15, bukan 0. Sementara itu, SMAN 1 Sambas yang tadinya mendapat 20 poin, berkurang menjadi 10 karena kehilangan keuntungan dari kesalahan juri.
Hasil akhir simulasi menempatkan SMAN 1 Pontianak di puncak klasemen dengan total 85 poin. SMAN 1 Sambas turun ke posisi kedua dengan 80 poin, dan SMAN 1 Sanggau tetap di posisi ketiga dengan 45 poin. Selisih hanya 5 poin memisahkan kedua tim.
Apa Langkah MPR Selanjutnya?
Untuk menjaga objektivitas, MPR memastikan proses penjurian pada lomba ulang nanti akan dilakukan oleh pihak independen. “Juri yang akan menjuri dalam Lomba Cerdas Cermat tersebut adalah juri independen,” tegas Muzani.
Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat juga berjanji akan mengawasi langsung jalannya lomba dari awal hingga akhir. Keputusan ini diambil untuk memastikan tidak ada lagi kontroversi yang merugikan peserta didik.
Hingga berita ini diturunkan, jadwal pasti pengulangan final LCC Empat Pilar tingkat Kalimantan Barat masih menunggu keputusan resmi dari penyelenggara.