Pencarian

Hardiknas 2026: Pemkab Mempawah Perkuat Digitalisasi dan Kualitas Guru

Selasa, 05 Mei 2026 • 11:49:41 WIB
Hardiknas 2026: Pemkab Mempawah Perkuat Digitalisasi dan Kualitas Guru
Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burdadi memimpin upacara Hardiknas 2026 di halaman Kantor Bupati.

Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di halaman Kantor Bupati Mempawah, Senin (4/5/2026). Peringatan tahun ini mengusung tema "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua" sebagai bentuk penegasan visi pendidikan daerah.

Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burdadi, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, membacakan amanat tertulis Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti. Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan proses membangun watak dan peradaban bangsa yang beriman serta kompeten.

Penerapan Deep Learning sebagai Program Prioritas

Salah satu poin utama dalam peringatan Hardiknas kali ini adalah dorongan penerapan pendekatan Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning. Program ini dirancang untuk menempatkan murid sebagai pusat proses belajar, sehingga pengalaman di kelas menjadi lebih bermakna bagi pengembangan potensi individu.

“Pendekatan ini menempatkan proses belajar sebagai pengalaman yang bermakna dan berpusat pada pengembangan potensi murid secara utuh,” ujar Juli Suryadi Burdadi saat membacakan amanat menteri.

Pemerintah pusat melalui Kemendikdasmen juga mengintegrasikan kebijakan strategis ini dengan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Fokus utamanya mencakup revitalisasi satuan pendidikan serta percepatan digitalisasi di lingkungan sekolah.

Target Digitalisasi dan Revitalisasi Sekolah

Data nasional menunjukkan capaian signifikan dalam infrastruktur pendidikan sepanjang tahun 2025. Program revitalisasi telah menjangkau 16.167 satuan pendidikan di berbagai wilayah. Sementara itu, digitalisasi pembelajaran diperkuat melalui penyediaan Interactive Flat Panel (IFP) yang kini sudah dimanfaatkan di lebih dari 288 ribu sekolah.

Selain infrastruktur fisik, peningkatan kualitas SDM menjadi perhatian serius Pemkab Mempawah. Hal ini mencakup pemenuhan kualifikasi akademik, peningkatan kompetensi berkelanjutan, serta penguatan kesejahteraan guru sebagai garda terdepan pembelajaran berkualitas.

Mewujudkan Budaya ASRI di Lingkungan Sekolah

Penguatan karakter peserta didik kini diarahkan melalui penciptaan budaya sekolah yang aman dan nyaman. Sejalan dengan arahan Presiden, konsep budaya ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) mulai diimplementasikan agar sekolah dapat berfungsi sebagai rumah kedua bagi para siswa.

Strategi ini didukung dengan penguatan literasi, numerasi, serta pengembangan bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics). Untuk mengukur capaian tersebut, pemerintah juga tetap melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) secara berkala.

“Mari kita perkuat kerja sama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” kata Juli Suryadi Burdadi menutup amanat tersebut.

Upacara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, instansi vertikal, serta perwakilan BUMN dan BUMD. Di akhir acara, Pemkab Mempawah menyerahkan sejumlah penghargaan dan bantuan pendidikan bagi sekolah-sekolah yang berprestasi di wilayah tersebut.

Bagikan
Sumber: suarakalbar.co.id

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks