KALIMANTAN BARAT — Beban rumah tangga yang menumpuk di pundak ibu sering jadi sumber stres yang jarang dibicarakan. Darius Sinathrya membagikan cara ia dan Donna Agnesia menjaga keseimbangan, mulai dari memberi waktu sendiri sampai bergantian menyiapkan sarapan. Simak lima siasatnya yang bisa ditiru pasangan lain.
Mengurus rumah tangga sepanjang hari tanpa jeda bisa menguras energi siapa pun. Darius Sinathrya menyadari hal itu dan memilih tidak membiarkan istrinya, Donna Agnesia, menanggung semuanya sendirian.
Dalam acara Talkshow: Wujudkan #TanggalMerahUntukIbu bersama #BapakBapakFrisianFlag di Trans Studio Mall Bandung, Jawa Barat, Minggu (27/9/2026), Darius berbagi cara praktis menjaga keseimbangan peran di rumah. Ada lima kebiasaan yang ia jalankan bersama Donna.
Setiap pasangan tetap butuh ruang dan waktu untuk dirinya sendiri. Darius menekankan hal ini sebagai kunci utama agar istri tidak kelelahan secara emosional.
"Setiap pasangan itu tetap membutuhkan ruang dan waktu untuk dirinya sendiri," ujarnya.
Darius dan Donna memang gemar berolahraga bersama. Namun, ia sengaja memberi kesempatan Donna menikmati hobinya bersama teman-teman.
"Ketika dia main padel aku kasih ruang itu dia untuk sama temen-temennya. Me time-nya dia," katanya.
Berkumpul bersama teman memberi pengalaman berbeda dibanding waktu berdua dengan pasangan. Momen itu jadi kesempatan Donna bercanda, bersosialisasi, sekaligus melepas stres.
Keseimbangan rumah tangga juga dibangun lewat pembagian tugas sehari-hari. Darius mengaku tak membebankan seluruh urusan rumah pada Donna.
Dalam banyak kesempatan, ia bergantian menyiapkan sarapan untuk anak-anak. Untuk makan siang dan makan malam saat berdua, Darius justru lebih sering mengambil peran memasak.
Urusan berbelanja kebutuhan rumah tangga terkadang dilakukan bersama, kadang Darius kerjakan sendiri. Menurutnya, semua peran memang harus dibagi rata.
"Kita selalu berusaha untuk di-balance semuanya," kata Darius.
Pembagian tugas tidak harus berupa hal besar. Tindakan sederhana yang dilakukan rutin justru membantu mengurangi beban pasangan.
Perhatian kecil seperti ini menjaga suasana hati sejak pagi. Ketika beban pekerjaan rumah tidak sepenuhnya di pundak ibu, aktivitas sehari-hari bisa dijalani lebih ringan.
"Itu bisa jadi momen yang ketika kita memulai hari mood-nya sudah dijaga, tidak ada beban di ibu, tentunya harinya bisa dilewati dengan lebih bahagia lagi. Dan hidup kita bisa lebih balance lagi," pungkas Darius.
Jika ibu sudah merasa lelah berkepanjangan, mudah marah, sulit tidur, atau kehilangan minat pada hal yang biasanya disukai, itu tanda beban sudah terlalu berat. Ajak pasangan bicara terbuka soal pembagian tugas, atau konsultasikan ke psikolog bila keluhan berlanjut.
Keseimbangan rumah tangga bukan soal siapa mengerjakan lebih banyak, tapi soal saling mengisi. Perhatian kecil yang konsisten dari suami bisa jadi cara paling sederhana membuat istri merasa didukung setiap hari.