Sidang Gugatan Mutasi Polnep Pontianak: Mantan Direktur Sebut Rotasi Indra Juwita Langgar SOP

Penulis: Alfin Murtado  •  Kamis, 24 September 2026 | 14:16:31 WIB
Sidang gugatan mutasi pegawai Polnep Pontianak memasuki tahap pemeriksaan saksi di PTUN Pontianak.

PONTIANAK — Proses persidangan gugatan terhadap Direktur Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) Widodo PS memasuki tahap pemeriksaan saksi di PTUN Pontianak. Dua saksi dihadirkan, masing-masing dari pihak fakta dan ahli. Kuasa hukum penggugat menilai ada sejumlah aturan kepegawaian yang dilanggar dalam mutasi kliennya.

Mantan Direktur Polnep Beberkan SOP Mutasi yang Berlaku

Saksi fakta M. Toasin menjelaskan tata cara mutasi pegawai negeri sipil di lingkungan Polnep berdasarkan pengalamannya saat menjabat Direktur Polnep. Menurut dia, setiap rotasi atau mutasi harus melalui prosedur yang jelas.

"Jadi ada SOP nya yang dibuat lembaga, mulai dari usulan dari unit kerjanya, berita acara dan seterusnya," ujar Toasin dalam keterangannya di hadapan majelis hakim.

Ia menyebut pernah melakukan rotasi hingga pemberhentian pegawai selama menjabat. Alasannya beragam, mulai dari keterlibatan tindak pidana, asusila, hingga ketidakcocokan antarpegawai di lingkungan kerja.

Toasin Sebut Rotasi Indra Juwita Tanpa Penjelasan dan Pemanggilan

Dalam kasus Indra Juwita, Toasin menilai prosesnya berbeda. Pegawai tersebut disebut sudah dua kali dirotasi tanpa penjelasan atau pemanggilan lebih dulu.

"Artinya mutasi atau rotasi Indra Juwita sangat melanggar, tidak sesuai dengan SOP yang diterbitkan oleh Lembaga," tegasnya.

Ia juga menyoroti status sertifikasi yang dimiliki Indra Juwita untuk PPPK. Toasin mengaku sempat menanyakan alasan mutasi yang dilakukan di tengah jalan, sebelum akhir tahun anggaran.

"Yang bersangkutan punya sertifikasi untuk PPPK. Waktu itu saya sempat tanyakan ke Direktur Polnep kenapa dimutasi di tengah jalan, sebelum akhir tahun anggaran. Ini akan menimbulkan

Reporter: Alfin Murtado
Sumber: berkatnewstv.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top