KALIMANTAN BARAT — Apple mengonfirmasi bahwa baterai iPhone bisa lebih cepat habis setelah update iOS 27 karena sistem masih memproses berbagai tugas di background. Proses ini berlangsung satu hingga tiga hari, tergantung jumlah data dan fitur AI yang perlu diindeks ulang. Apple memastikan kondisi ini bersifat sementara dan bukan tanda kerusakan baterai.
Keluhan soal baterai yang lebih boros setelah update iOS 27 ternyata bukan cuma dirasakan sebagian pengguna. Apple menjelaskan, konsumsi daya memang bisa meningkat sementara setelah pengguna memasang update sistem besar.
Setelah instalasi selesai, iPhone masih menjalankan sejumlah proses di background. Sistem membangun ulang indeks pencarian, memperbarui aplikasi, mengunduh aset sistem, serta memproses data untuk Siri dan fitur AI.
Semua proses itu tetap menggunakan daya meski layar iPhone sedang mati. Pada beberapa perangkat, aktivitas tersebut juga bisa membuat iPhone terasa lebih hangat dari biasanya.
Efeknya paling terasa dalam satu sampai dua hari pertama setelah update. Namun, pada iPhone dengan banyak foto atau data yang perlu diproses Siri dan fitur AI, prosesnya bisa berlangsung hingga dua atau tiga hari.
Apple menegaskan konsumsi daya yang meningkat tidak berarti baterai iPhone mengalami kerusakan. Setelah seluruh proses selesai, penggunaan baterai seharusnya kembali normal dan bisa membaik seiring iPhone menyesuaikan diri dengan iOS 27.
Pengguna yang ingin mempercepat proses bisa membiarkan iPhone terhubung ke charger semalaman dengan Wi-Fi tetap aktif. Mengupdate aplikasi melalui App Store dan melakukan restart sekali juga bisa dicoba.
Kalau baterai masih terkuras jauh lebih cepat setelah sekitar satu minggu, penyebabnya kemungkinan bukan lagi proses setelah update. Pengguna bisa mengecek aplikasi yang berjalan di background serta pengaturan lokasi.
Langkah itu untuk melihat apakah ada aplikasi atau layanan tertentu yang menggunakan daya lebih banyak dari biasanya. Bila ditemukan, pengguna bisa membatasi izin lokasi atau menonaktifkan background app refresh untuk aplikasi tersebut.
Apple belum menyebut jadwal perbaikan khusus untuk masalah ini. Perusahaan menilai lonjakan konsumsi daya adalah perilaku normal yang menyertai setiap update sistem besar.