ISPU Singkawang Turun ke 71, Pembelajaran Tatap Muka Kembali Digelar Mulai Rabu

Penulis: Wisnu Wardana  •  Rabu, 16 September 2026 | 23:28:01 WIB
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang Asmadi menyatakan pembelajaran tatap muka kembali digelar setelah ISPU turun ke angka 71.

Pemerintah Kota Singkawang kembali menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) di seluruh jenjang pendidikan mulai Rabu setelah indeks standar pencemar udara (ISPU) turun ke angka 71 atau kategori sedang. Keputusan itu diambil setelah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan dan KB, Kantor Kementerian Agama, PGRI, IGI, Dewan Pendidikan, serta pengawas sekolah. Pelaksanaan PTM tetap bersifat tentatif karena kualitas udara berpotensi berubah sewaktu-waktu.

SINGKAWANG — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang Asmadi menyatakan PTM dapat digelar penuh karena kondisi udara sudah membaik. Kebijakan mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 20 Tahun 2026 yang mengatur pembelajaran pada ISPU kategori sedang.

"Pembelajaran tatap muka di sekolah ini berdasarkan hasil pemeriksaan dari DLH Singkawang bahwa kondisi ISPU di Kota Singkawang pada hari ini sudah berada di angka 71, masuk kategori sedang," kata Asmadi di Singkawang, Rabu.

Evaluasi Harian Jadi Dasar Kebijakan

Asmadi menjelaskan pelaksanaan PTM masih tentatif. Pemerintah daerah akan mengevaluasi pembelajaran berdasarkan hasil pemantauan kualitas udara setiap hari.

Jika kabut asap kembali pekat, pembelajaran bisa berubah ke sistem daring. "Artinya apabila kualitas udara sewaktu-waktu berubah dikarenakan kabut asapnya kembali pekat, maka bisa saja pembelajaran tatap muka berubah ke sistem daring lagi," ujarnya.

Olahraga dan Ekstrakurikuler Dipindah ke Dalam Kelas

Sekolah diminta menerapkan langkah perlindungan bagi peserta didik selama PTM berlangsung. Aktivitas olahraga dan ekstrakurikuler yang biasanya di luar ruangan diarahkan ke dalam kelas.

Siswa juga diminta menggunakan masker serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.

ISPU Fluktuasi Sejak 13 Agustus

Kepala DLH Kota Singkawang Emy Hastuti menyebut pihaknya akan terus memantau kualitas udara setiap hari sebagai dasar evaluasi kebijakan pembelajaran. Pemantauan ISPU dilakukan sejak 13 Agustus dan kondisi udara berfluktuasi.

"Sejak kami melakukan pemantauan ISPU pada tanggal 13 Agustus sampai sekarang, kondisi udara di Singkawang ISPU-nya fluktuasi. Kadang naik terus, dan turunnya baru hari ini sampai angka 71," katanya.

Penurunan ISPU diduga dipengaruhi hujan yang mengguyur merata di lima kecamatan Kota Singkawang pada Senin (14/9) sore. Meski begitu, Emy mengingatkan kondisi udara belum sepenuhnya normal karena kabut asap masih berpotensi kembali terjadi, termasuk asap kiriman dari kabupaten/kota sekitar Singkawang.

"Masih belum bisa dikatakan normal, karena bisa saja nanti kabut asap kembali terjadi akibat kiriman dari kabupaten/kota di sekitar Singkawang," ujarnya.

DLH Singkawang akan melanjutkan pengukuran kualitas udara secara berkala dan menyampaikan hasil pemantauan kepada dinas terkait sebagai bahan evaluasi PTM.

"Untuk memastikan itu, kita akan lakukan pengukuran setiap hari sampai ISPU di Kota Singkawang betul-betul normal," kata Emy.

Reporter: Wisnu Wardana
Sumber: kalbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top