KALIMANTAN BARAT — Ponsel ini menyasar segmen anak muda yang ingin merasakan fitur kelas atas tanpa harus merogoh kocek puluhan juta. Samsung menyiapkan dua varian memori, yakni 8GB/128GB dan 8GB/256GB, yang bisa dipilih sesuai kebutuhan penyimpanan harian.
Selama periode penawaran, pembeli berhak mendapatkan sejumlah benefit tambahan. Paket ini mencakup layanan Google AI Pro dan Cloud Storage 5TB yang diklaim senilai Rp 1,8 jutaan.
Seluruh benefit tersebut berlaku sesuai program dan syarat ketentuan yang ditetapkan Samsung. Calon pembeli sebaiknya membaca detail syarat promo sebelum melakukan transaksi, karena besaran cashback dan diskon biasanya bergantung pada metode pembelian dan partisipasi program tertentu.
Salah satu fitur yang paling disorot adalah Horizontal Lock. Fitur ini memungkinkan pengguna merekam video yang tetap stabil dan horizontal meski posisi smartphone bergerak.
Kemampuannya membuat pengguna lebih leluasa bergerak mengikuti momen atau mengeksplorasi berbagai angle tanpa harus memikirkan posisi perangkat. Samsung mengklaim fitur ini memberi kebebasan lebih untuk fokus pada momen dan cerita yang ingin ditangkap.
Untuk pengguna yang sering merekam konten dinamis seperti aktivitas olahraga, konser, atau jalan-jalan, fitur ini berpotensi mengurangi kebutuhan gimbal tambahan. Namun perlu diingat, klaim tersebut masih sebatas pernyataan resmi Samsung dan belum diverifikasi lewat pengujian independen.
Fitur kedua yang diunggulkan adalah My Fan Cam. Berbasis Galaxy AI, fitur ini merekam momen secara utuh terlebih dahulu, lalu pengguna bisa memilih subjek yang ingin ditonjolkan setelah proses perekaman selesai.
Pendekatan ini menghilangkan kebutuhan menentukan fokus kamera secara real-time. Cocok untuk pengguna yang sering merekam pertunjukan atau acara ramai, di mana subjek utama sulit diprediksi sejak awal.
Yang perlu diuji lebih lanjut adalah seberapa akurat AI dalam memilih subjek, terutama di kondisi minim cahaya atau saat ada banyak objek bergerak dalam frame. Fitur berbasis AI biasanya sangat bergantung pada kualitas sensor dan pemrosesan chipset yang belum diungkap detailnya dalam informasi resmi ini.
Di rentang harga tersebut, Galaxy S26 FE akan berhadapan dengan sejumlah ponsel flagship killer dari merek lain yang menawarkan spesifikasi tinggi. Samsung mengandalkan lini FE sebagai jembatan antara ponsel menengah dan flagship penuh, dengan fokus pada fitur AI dan pengalaman kamera.
Bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan ekosistem Samsung, khususnya fitur Galaxy AI dan integrasi antarperangkat, S26 FE bisa menjadi pilihan masuk akal. Namun bagi yang mengutamakan spesifikasi mentah dan performa gaming, ada baiknya menunggu detail chipset dan hasil benchmark sebelum memutuskan.
Penawaran perdana ini bersifat terbatas dan bergantung pada periode promo yang ditetapkan Samsung Indonesia. Calon pembeli disarankan membandingkan langsung dengan kompetitor di kelas harga yang sama, serta memastikan ketersediaan stok varian yang diinginkan di kanal resmi.