Bupati Sanggau Salurkan Bantuan Kesehatan PT GKM untuk Satgas Karhutla, Ada Susu Hingga Perlengkapan P3K

Penulis: Alfin Murtado  •  Senin, 07 September 2026 | 22:31:31 WIB
Bupati Sanggau Yohanes Ontot menyerahkan bantuan logistik kesehatan dari PT GKM kepada Ketua Satgas Karhutla Susana Herpena di Posko Satgas Jalan A. Yani, Senin (07/09/2026).

SANGGAU — PT Global Kalimantan Makmur (GKM) menyerahkan bantuan logistik kesehatan untuk mendukung personel Satgas Karhutla Kabupaten Sanggau yang bertugas di lapangan. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Sanggau Yohanes Ontot kepada Ketua Satgas Karhutla yang juga Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, di Posko Satgas Jalan A. Yani, Senin (07/09/2026).

Adapun isi bantuan meliputi minuman vitamin, susu, mie instan, air mineral, dan perlengkapan P3K. Seluruh barang akan digunakan untuk menunjang kebutuhan petugas yang berhadapan langsung dengan titik api dan dampak kabut asap.

Apresiasi Bupati atas Dukungan Dunia Usaha

Yohanes Ontot mengapresiasi kepedulian PT GKM yang turun tangan membantu pemerintah daerah menghadapi dampak karhutla. Menurut dia, dukungan logistik menjadi kebutuhan nyata bagi petugas yang bekerja ekstra di lapangan.

“Sekali lagi atas nama pemerintah daerah, saya mengucapkan terima kasih atas bantuan support kepada petugas dan membantu pemerintah menangani dampak dari Karhutla,” ujar Ontot.

Untuk pendistribusiannya, minuman vitamin, mie instan, dan air mineral akan disalurkan kepada Satgas BPBD Kabupaten Sanggau.

Peran Strategis Satgas di Tengah Kabut Asap

Susana Herpena menegaskan bantuan ini datang di momen yang tepat. Sebab, penanganan karhutla tidak bisa berjalan sendiri dan membutuhkan keterlibatan banyak pihak, tidak hanya aparat pemerintah.

“Bantuan tersebut akan digunakan untuk mendukung Satgas penanganan Karhutla. Dukungan semacam ini menjadi penting ketika penanganan Karhutla membutuhkan banyak unsur,” ucapnya.

Ia menambahkan, pemerintah berada di garis depan dalam koordinasi, pencegahan, pemadaman, dan perlindungan masyarakat. Sementara itu, petugas bekerja menghadapi titik api dan masyarakat berhadapan dengan dampak asap.

“Oleh karena itu dunia usaha dan berbagai elemen masyarakat dapat mengambil bagian melalui dukungan sesuai kapasitas masing-masing,” katanya.

Karhutla Bukan Sekadar Soal Asap

Lebih jauh, Susana mengingatkan bahwa persoalan karhutla memiliki dimensi yang jauh lebih luas. Bukan hanya soal asap yang terlihat, tetapi juga menyangkut kelestarian lingkungan dan kesehatan warga dalam jangka panjang.

“Ada lingkungan yang harus dijaga. Ada kesehatan masyarakat yang perlu dilindungi. Ada pencegahan yang harus diperkuat dan ada kesadaran bersama yang harus terus dibangun,” ujarnya.

Komitmen CSR PT GKM untuk Masyarakat Terdampak

GM Humas & CSR PT GKM, Paulus Nokus, mengatakan bantuan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Sebelumnya, PT GKM juga telah menyalurkan masker untuk membantu mengurangi risiko kesehatan akibat kabut asap.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami. Selain masker, PT Global Kalimantan Makmur juga memberikan bantuan logistik untuk mendukung Satgas Karhutla Kabupaten Sanggau, berupa susu beruang, air mineral, minuman vitamin, dan mie kaldu,” kata Paulus.

Ia berharap bantuan tersebut segera dimanfaatkan para petugas yang tengah bertugas memadamkan api di lapangan. Paulus menegaskan, bantuan ini bukan dimaksudkan sebagai jawaban atas persoalan karhutla secara keseluruhan, melainkan wujud keterlibatan dunia usaha dalam penanganan dampak asap.

Reporter: Alfin Murtado
Sumber: suarakalbar.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top