Magister PSDAL UPB Pontianak Siapkan SDM Unggul Kelola Kekayaan Alam Kalbar, Ini Kata Kaprodi

Penulis: Wisnu Wardana  •  Senin, 07 September 2026 | 15:01:01 WIB
Suasana kegiatan akademik Magister PSDAL UPB Pontianak di Sekolah Pascasarjana, Pontianak, Kalimantan Barat.

PONTIANAK — Luasnya hutan, bentangan lahan gambut, hingga kawasan pesisir di Kalimantan Barat menjadi modal besar pembangunan. Namun, kekayaan itu menyimpan pekerjaan rumah yang tidak ringan: bagaimana memastikan eksploitasi sumber daya alam berjalan seimbang dengan kelestarian lingkungan dan kepentingan sosial masyarakat.

Di titik inilah peran akademisi dinilai krusial. Magister PSDAL UPB Pontianak, di bawah Sekolah Pascasarjana, dirancang untuk melahirkan lulusan yang tidak sekadar paham teori lingkungan, tetapi mampu merumuskan solusi atas persoalan kompleks seperti kebakaran hutan dan lahan, pencemaran air, hingga pengelolaan wilayah pesisir.

Persoalan SDA Tak Bisa Dilihat Sepotong-sepotong

Dr. H. Rahmad Satria menekankan bahwa persoalan sumber daya alam dan lingkungan selalu terkait dengan banyak aspek. Menurutnya, tidak ada lagi ruang untuk pendekatan yang hanya fokus pada satu sisi.

“Kalau kita berbicara tentang sumber daya alam dan lingkungan, kita tidak bisa hanya berbicara mengenai alamnya. Ada masyarakat, ada ekonomi, ada hukum, ada kebijakan dan ada kepentingan pembangunan. Semuanya harus dilihat sebagai satu kesatuan,” ujar Rahmad dalam keterangannya di Pontianak, baru-baru ini.

Bukan Sekadar Dokumen Akademik

Rahmad mengatakan, mahasiswa Magister PSDAL didorong untuk menjadikan persoalan nyata di lapangan sebagai bahan kajian dan penelitian. Hasil riset tersebut diharapkan tidak berhenti di perpustakaan kampus.

“Kita ingin penelitian yang dilakukan mahasiswa tidak berhenti menjadi dokumen akademik. Sebisa mungkin penelitian tersebut dapat memberikan manfaat, baik dalam bentuk rekomendasi kebijakan, solusi pengelolaan maupun masukan bagi masyarakat dan pemangku kepentingan,” ungkapnya.

Menjembatani Kepentingan Ekonomi dan Kelestarian Alam

Kehadiran program studi ini dinilai selaras dengan arah pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Barat. Pertumbuhan ekonomi tidak lagi bisa berjalan sendiri tanpa memperhatikan daya dukung lingkungan.

“Potensi kita besar, tetapi potensi saja tidak cukup. Kita membutuhkan SDM yang memahami bagaimana potensi tersebut dikelola dengan baik, sehingga memberikan manfaat ekonomi dan sosial, tetapi tetap menjaga lingkungan,” kata Rahmad.

Dengan pendekatan interdisipliner yang ditawarkan, Magister PSDAL UPB Pontianak berupaya mencetak tenaga ahli yang mampu menjadi jembatan antara kepentingan pembangunan, kesejahteraan masyarakat, dan kelestarian alam di Kalimantan Barat.

Reporter: Wisnu Wardana
Sumber: suarapemredkalbar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top