KALIMANTAN BARAT — Kabupaten Malang memang tidak pernah kehabisan destinasi wisata air. Setelah populer dengan pemandian alami di kawasan utara, kini giliran Sumber Maron di selatan yang mulai dilirik. Berlokasi di Dusun Adi Luwih, Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, tempat ini menyuguhkan kesegaran mata air yang langsung muncul dari tanah, bukan hasil sirkulasi kolam renang buatan.
Yang membedakan Sumber Maron dengan wisata air lainnya adalah kejernihan airnya yang berasal dari mata air alami. Aliran airnya terasa dingin dan segar, langsung mengalir melewati area yang diteduhi pepohonan rindang. Suasana pedesaan masih sangat kental di sini—hamparan persawahan hijau terlihat dari hampir setiap sudut kawasan, memberikan ketenangan yang sulit ditemukan di tempat wisata yang sepenuhnya buatan.
Sebelum dikelola menjadi destinasi wisata, sumber air ini memang sudah dimanfaatkan warga sekitar untuk mengairi ladang kangkung. Tempat ini juga kerap menjadi lokasi warga beristirahat usai bertani. Potensi alam yang ada kemudian dikembangkan menjadi kawasan wisata yang kini ramai dikunjungi.
Berenang dan berendam memang aktivitas utama di Sumber Maron, tapi ada beberapa wahana dan kegiatan lain yang bisa dicoba pengunjung:
Selain itu, area sekitar yang asri juga cocok dijadikan tempat bersantai, duduk di tepi aliran air, atau sekadar menikmati angin sepoi-sepoi sambil melihat aktivitas warga bertani di kejauhan.
Harga tiket masuk Sumber Maron terbilang sangat terjangkau. Pada hari kerja, pengunjung cukup membayar Rp5.000 per orang. Sementara itu, tarif pada hari libur atau akhir pekan naik menjadi Rp10.000.
Perlu dicatat, biaya tersebut belum termasuk tarif parkir. Biaya parkir kendaraan roda dua dikenakan Rp3.000, sedangkan mobil Rp5.000. Jika ingin menggunakan ban untuk river tubing atau mencoba wahana tertentu, kamu perlu menyiapkan biaya tambahan yang dipungut terpisah oleh pengelola.
Tarif ini bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan pengelola. Sebaiknya konfirmasi harga terbaru sebelum berangkat, atau hubungi dinas pariwisata setempat untuk memastikan informasi yang akurat.
Sumber Maron berada di Dusun Adi Luwih, Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65174. Dari pusat Kota Malang, perjalanan menuju lokasi memakan waktu sekitar satu jam perjalanan darat. Rute yang umum dilalui adalah menuju arah selatan melewati Kepanjen, kemudian lanjut ke Kecamatan Pagelaran. Akses jalan menuju lokasi sudah cukup baik dan bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Tersedia papan penunjuk arah di sepanjang jalan menuju desa, sehingga memudahkan wisatawan yang baru pertama kali berkunjung.
Waktu terbaik menikmati suasana Sumber Maron adalah pagi hari sebelum jam 10.00. Udara masih segar dan pengunjung belum terlalu ramai, terutama jika datang di hari kerja. Bawalah pakaian ganti dan alas kaki yang nyaman karena area sekitar kolam bisa cukup licin. Jangan lupa membawa uang tunai secukupnya karena tidak semua wahana menyediakan sistem pembayaran digital. Untuk kamu yang ingin menghindari keramaian akhir pekan, datanglah di hari Senin hingga Jumat.
Dengan kombinasi mata air alami yang jernih, suasana pedesaan yang tenang, dan harga tiket yang bersahabat, Sumber Maron bisa menjadi pilihan tepat untuk liburan singkat bersama keluarga atau sekadar melepas penat di akhir pekan. Durasi ideal berkunjung sekitar 2–3 jam—cukup untuk berenang, mencoba wahana, dan bersantai menikmati pemandangan sebelum kembali beraktivitas.