Kebakaran Lahan 30 Hektare di Perkebunan Sawit PT Saraswati Landak, Tim Gabungan Padamkan Api dari Sabtu Sore

Penulis: Zainul Arifin  •  Senin, 24 Agustus 2026 | 17:46:31 WIB
Petugas gabungan memadamkan api di lahan gambut perkebunan sawit PT Saraswati Agro Estate di Landak, Kalimantan Barat.

LANDAK — Titik api di kawasan Blok G11, G12, dan G13 perkebunan PT Saraswati Agro Estate akhirnya padam setelah petugas berjibaku selama berjam-jam. Kebakaran yang terpantau melalui aplikasi Lancang Kuning itu melanda lahan gambut yang berpotensi menyimpan bara di bawah permukaan tanah.

Operasi pemadaman melibatkan 39 personel gabungan. Sebanyak 14 personel Kompi 1 Siaga Polres Landak, lima personel Polsek Ngabang, dua personel BPBD, tiga personel KPH, serta 15 personel pemadam kebakaran milik perusahaan dikerahkan ke lokasi sejak Minggu siang.

Medan Gambut Jadi Tantangan Pemadaman

Tim yang dipimpin Kasat Samapta Polres Landak AKP Zulianto itu tiba di lokasi sekitar pukul 15.15 WIB. Kondisi tanah gambut memaksa petugas melakukan pendinginan menyeluruh, bukan sekadar memadamkan api di permukaan.

"Penanganan tidak hanya sebatas memadamkan api yang terlihat, tetapi juga memastikan tidak ada bara yang tersisa," ujar Zulianto. Proses pendinginan dan pemantauan disebutnya menjadi bagian penting setelah api berhasil dipadamkan.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum diketahui. Pihak terkait masih melakukan pendataan dan pemantauan kondisi lahan. Kerugian materiel akibat peristiwa ini masih dalam proses penghitungan.

Beruntung, lokasi kebakaran berada cukup jauh dari permukiman warga sehingga tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap rumah penduduk. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Perusahaan Apresiasi Respons Cepat Petugas

Manager PT Saraswati Agro Estate menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan yang terlibat dalam proses pemadaman. Sinergi antara perusahaan, kepolisian, BPBD, dan KPH dinilai sangat membantu mengendalikan kebakaran.

"Sejak mendapat informasi adanya kebakaran, kami langsung mengerahkan personel dan unit pemadam kebakaran perusahaan untuk mendukung proses penanganan di lapangan," ungkapnya. Ia berharap kondisi lahan benar-benar aman dan tidak kembali terjadi kebakaran di lokasi maupun kawasan perkebunan lainnya.

Polres Landak bersama Polsek Ngabang mengimbau masyarakat dan seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla. Setiap informasi mengenai titik api diharapkan segera dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti sebelum kebakaran berkembang dan menimbulkan dampak yang lebih luas.

Reporter: Zainul Arifin
Sumber: suarakalbar.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top