Delapan Armada Satgas Udara Disiagakan Tangani Karhutla Kalbar, Dua Unit Difokuskan ke Ketapang

Penulis: Vikri Alfandi  •  Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:13:01 WIB
Delapan armada satgas udara disiagakan untuk menangani karhutla di Kalimantan Barat, dengan dua unit difokuskan ke Kabupaten Ketapang.

Satgas udara Kalimantan Barat menyiagakan delapan armada untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dengan dua unit khusus digeser ke Kabupaten Ketapang yang memiliki titik panas tertinggi. Enam armada lainnya ditempatkan di Lanud Supadio untuk mendukung patroli udara dan pemadaman dari udara.

PONTIANAK — Satgas udara memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat dengan menyiagakan delapan armada. Enam unit ditempatkan di Lanud Supadio, sementara dua lainnya digeser ke Kabupaten Ketapang yang mencatat jumlah hotspot paling tinggi.

Komandan Lanud Supadio Marsekal Pertama TNI Sidik Setyono di Sungai Raya, Sabtu, mengatakan pemindahan armada ke Ketapang dilakukan berdasarkan data pemantauan titik panas. Wilayah tersebut, bersama Kubu Raya dan Mempawah, menjadi tiga kabupaten dengan hotspot terbanyak di Kalbar.

Water Bombing Jadi Langkah Terakhir Pemadaman

Armada yang disiagakan tidak hanya digunakan untuk patroli rutin, tetapi juga mendukung operasi modifikasi cuaca. Bahan semai untuk menumbuhkan hujan buatan telah disiapkan di gudang dan siap dipakai sesuai kebutuhan di lapangan.

Sidik menegaskan teknik water bombing baru diterapkan sebagai langkah akhir ketika kondisi kebakaran memang membutuhkan. Pada Jumat lalu, helikopter Sikorsky UH-60L dikerahkan untuk memadamkan api di Desa Mekar Sari, Kabupaten Kubu Raya.

Hotspot di 12 Kabupaten Turun Drastis dalam Tiga Hari

Upaya gabungan satgas darat dan udara mulai menunjukkan hasil. Plt Kepala BPBD Kalbar Ridwan menyebut jumlah titik panas kategori tinggi di 12 kabupaten turun signifikan, dari 521 titik pada 19 Agustus menjadi 224 titik sehari kemudian.

Penurunan berlanjut pada 21 Agustus dengan sisa 32 titik. "Tentunya penurunan hotspot ini akan menjadi target kami dalam penanganan karhutla dengan memasifkan keterlibatan satgas darat dan udara," kata Ridwan.

Satgas Darat Dikerahkan untuk Pembasahan Lahan

BPBD Kalbar membagi operasi penanganan dalam dua lini. Satgas darat berkolaborasi dengan BPBD kabupaten/kota, TNI, Polri, Manggala Agni, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Satpol PP untuk menentukan lokasi pemadaman dan pembasahan lahan.

Pemprov Kalbar terus memperkuat operasi di wilayah yang masih berpotensi tinggi terjadi kebakaran. Penurunan titik panas disebut tidak terlepas dari kerja intensif seluruh unsur yang turun ke lapangan untuk mencegah api meluas ke area permukiman maupun lahan produktif.

Reporter: Vikri Alfandi
Sumber: kalbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top