KALIMANTAN BARAT — Video yang diunggah @np.miranda memperlihatkan ia duduk di kursi bioskop dengan headband, lalu mengeluarkan berbagai produk kecantikan dari tasnya. Ia mengaku melakukan hal tersebut untuk mengisi waktu selama film berdurasi tiga jam berlangsung.
Dalam unggahan yang dilansir dari New York Post, rutinitas tersebut dimulai dengan membersihkan wajah memakai micellar water dan kapas. Setelah itu, ia menyemprotkan facial mist berbahan exosome dan mengaplikasikan krim leher untuk area tech neck.
Influencer itu juga menggunakan eye cream, sheet mask kolagen, hingga lip mask berbahan propolis. Tak hanya itu, camilan dan minuman juga terlihat menemani aktivitasnya selama menonton.
Alih-alih mendapat respons positif, banyak netizen yang menyoroti gangguan visual dari cahaya layar ponsel yang digunakan untuk merekam. Ruangan bioskop yang gelap membuat cahaya tersebut cukup jelas terlihat oleh penonton lain.
Sebagian warganet menilai rutinitas ini tidak perlu dilakukan di bioskop dan dianggap kurang etis. Beberapa komentar bahkan menyebut aksi tersebut sebagai upaya mencari perhatian demi konten semata.
Namun, tidak semua suara bernada negatif. Sebagian pengguna media sosial menganggap penggunaan sheet mask tidak mengganggu selama tidak menimbulkan suara atau menghalangi pandangan orang lain.
Menanggapi komentar yang beredar, @np.miranda menyebut aksinya sebagai bentuk multitasking. Ia juga bertanya kepada pengikutnya apakah mereka membawa perlengkapan serupa saat menonton film panjang.
Perdebatan ini kembali membuka diskusi tentang batasan etika dalam membuat konten di ruang publik, khususnya di tempat yang dirancang untuk pengalaman kolektif seperti bioskop.