KUBU RAYA — Warga Desa Muara Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, akhirnya menikmati aliran listrik PLN setelah bertahun-tahun hanya mengandalkan genset. Sebanyak 251 warga menerima sambungan listrik gratis melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang dibiayai Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI.
Nurmala (47), buruh kelapa sawit yang tinggal di Buntut Limbung, termasuk warga yang merasakan langsung perubahan ini. Selama ini ia mengeluarkan sekitar Rp900 ribu per bulan hanya untuk membeli bahan bakar genset.
Namun, penerangan yang didapat sangat terbatas. Genset hanya bisa dinyalakan sekitar pukul 17.00 hingga 21.00 WIB, sehingga aktivitas keluarga harus berhenti ketika listrik padam.
Kini kondisi itu berubah total. Anak-anak bisa belajar lebih leluasa di malam hari, pekerjaan rumah tangga tidak lagi diburu waktu, dan aktivitas ekonomi warga punya peluang berkembang lebih optimal.
Kepala Desa Muara Baru, Suryadi, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan PLN atas terealisasinya pembangunan jaringan listrik di wilayahnya. Menurut dia, hadirnya listrik merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan akses energi hingga pelosok desa.
"Ini merupakan kado istimewa bagi masyarakat Desa Muara Baru di momentum Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Semoga dengan masuknya listrik ke desa ini dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, sekaligus mendukung pendidikan anak-anak desa agar semakin maju," ujar Suryadi.
Dibalik nyalanya lampu di rumah warga, terdapat pembangunan infrastruktur kelistrikan yang tidak kecil. Manajer PLN UP2K Kapuas Raya, Danny Baharaja Pasaribu, menjelaskan bahwa pembangunan listrik desa di Muara Baru mencakup jaringan sepanjang 45 kilometer sirkuit dan tiga gardu distribusi.
"Pembangunan jaringan sepanjang 45 kilometer sirkuit dengan tiga gardu distribusi membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Untuk itu, kami berharap fasilitas kelistrikan ini dapat dijaga bersama sehingga listrik dapat tetap andal dan memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Danny.
Ia juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga jaringan serta fasilitas kelistrikan yang telah dibangun agar manfaat listrik dapat dirasakan secara berkelanjutan.
General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Maria G.I. Gunawan, menjelaskan bahwa pembangunan listrik desa di Muara Baru merupakan bagian dari penugasan Kementerian ESDM RI. Seluruh pembiayaan bersumber dari Anggaran Belanja Tambahan (ABT) Kementerian ESDM RI.
"Pembangunan listrik desa ini merupakan penugasan langsung dari Kementerian ESDM RI sebagai bagian dari upaya implementasi Asta Cita Presiden Prabowo dan pengamalan sila kelima Pancasila, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," jelas Maria.
Momentum ini sejalan dengan tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur". Pemerataan akses listrik menjadi salah satu bentuk nyata menghadirkan keadilan bagi masyarakat, termasuk mereka yang sebelumnya belum mendapatkan akses energi.