PONTIANAK — Investasi di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, sepanjang 2025 membukukan pertumbuhan signifikan. Realisasi penanaman modal di daerah itu mencapai Rp2,36 triliun, menembus target yang ditetapkan pemerintah pusat dan provinsi hingga 157,11 persen. Angka tersebut sekaligus memecahkan capaian tertinggi dalam sejarah perencanaan daerah setempat.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menyatakan capaian ini merupakan bukti nyata meningkatnya kepercayaan penanam modal terhadap iklim usaha di daerahnya. Keberhasilan ini juga mengantarkannya menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat atas kinerja investasi yang melampaui target RPJMD 2025.
Angka realisasi tersebut merupakan akumulasi dari investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA). Masuknya modal ini dinilai menjadi indikator utama aktivitas ekonomi yang berdampak langsung pada perluasan lapangan kerja dan peningkatan kegiatan usaha masyarakat.
Sujiwo menegaskan bahwa penguatan investasi menjadi prioritas pemerintah daerah karena berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan. "Kami berharap peningkatan investasi tidak hanya tercermin dalam nilai penanaman modal, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya di Sungai Raya, Rabu.
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya tidak berhenti pada pencapaian ini. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat telah menyusun target realisasi investasi jangka panjang untuk periode 2025-2045 sebagai peta jalan pembangunan ekonomi.
Langkah konkret yang disiapkan meliputi penyederhanaan perizinan, jaminan kepastian berusaha, serta peningkatan kualitas pelayanan investasi. Kesiapan infrastruktur pendukung juga menjadi perhatian utama untuk menjaga momentum pertumbuhan di kawasan yang berbatasan langsung dengan Kota Pontianak ini.
Capaian 2025 ini menjadi modal berharga bagi Kubu Raya untuk menarik minat investor baru. Dengan tren positif ini, daerah tersebut diproyeksikan mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu destinasi investasi paling menarik di Kalimantan Barat.