KALIMANTAN BARAT — Persaingan di tubuh skuad Maung Bandung tidak lagi hanya soal siapa yang paling cepat atau paling lincah. Kehadiran pemain berstatus Timnas Indonesia dalam pemusatan latihan di Bali membuat komposisi tim berubah drastis. Luka Menalo, winger asal Bosnia-Herzegovina, sadar betul bahwa tempat utamanya tidak lagi aman.
Alih-alih merasa terancam, pemain berusia 30 tahun itu justru menilai situasi ini sebagai suntikan kualitas. Ia belum sempat bertemu rekan-rekan anyarnya, tetapi optimisme tetap ia sampaikan terbuka. "Mereka baru bergabung dan saya belum bertemu dengan mereka. Namun dengan kehadiran mereka, tim ini menjadi lebih baik dari segi kualitas," ujar Menalo.
Menalo bukan pemain asing dengan persaingan ketat. Pengalamannya membela Tim Nasional Bosnia-Herzegovina mengajarkan bahwa rotasi pemain adalah keniscayaan di klub besar. Ia meyakini kompetisi internal justru akan memaksa setiap pemain tampil di level tertinggi.
Beckham Putra membawa kreativitas dan visi bermain khas pemain lokal. Saddil Ramdani menawarkan kecepatan dan keberanian membawa bola. Sementara Ragnar Oratmangoen memiliki fleksibilitas posisi yang membuat Igor Tolic leluasa meramu strategi. Kombinasi ini memberi pelatih lebih banyak opsi untuk membongkar pertahanan lawan.
Persaingan tidak berhenti di posisi winger. Lini depan Persib juga kedatangan Mariano Peralta, pemain asal Argentina yang menyandang status MVP Super League 2025/2026. Label pemain terbaik musim lalu otomatis menaikkan standar ekspektasi di Bandung.
Menalo menolak melihat Peralta sebagai pesaing yang mengancam posisinya. Ia justru menilai kualitas pemain anyar itu akan mempermudah adaptasi di lapangan. "Dia pemain yang bagus. Sangat mudah untuk bermain dengan dirinya, mudah juga untuk memahami dirinya di atas lapangan. Saya sangat senang bisa bermain dengan dirinya," pungkasnya.
Kedua pemain berpotensi tampil bersamaan dalam komposisi lini depan yang berbeda, atau justru saling menggantikan tergantung kebutuhan tim. Apapun skemanya, Persib kini punya kedalaman skuad yang jarang dimiliki klub lain di kompetisi tertinggi Indonesia.
Kualitas individu memang penting, tetapi sinergi antar pemain adalah kunci utama. Dengan materi pemain yang merata, Igor Tolic memiliki fleksibilitas untuk mengatur rotasi tanpa menurunkan intensitas permainan. Ini menjadi modal berharga menghadapi padatnya jadwal musim depan.
Persaingan di sektor sayap dan lini depan diprediksi menjadi salah satu cerita paling menarik sepanjang persiapan Persib. Para pemain dituntut membuktikan diri sejak sesi latihan perdana, bukan hanya saat pertandingan resmi bergulir. Keputusan pelatih akan selalu diuji oleh performa konsisten di lapangan.