KALIMANTAN BARAT — Apple kembali memutar roda pengembangan sistem operasinya. Beta keenam untuk pengembang kini sudah bisa diunduh, membawa sejumlah perbaikan dan fitur anyar yang sebelumnya sempat bocor di versi beta kelima. Bagi pengguna iPhone dan iPad yang terdaftar sebagai developer, pembaruan ini bisa langsung dicoba.
Fokus utama pembaruan ini tetap ada pada Siri AI, asisten virtual generasi anyar yang merupakan chatbot serupa ChatGPT. Siri AI kini mampu mengolah data pribadi dari aplikasi seperti Messages dan Mail, plus kesadaran konteks layar (onscreen awareness) untuk menjawab pertanyaan dan mencari informasi secara lebih mendalam.
Ada juga aplikasi Siri mandiri yang baru, tempat riwayat percakapan dengan asisten virtual itu tersimpan. Fitur Write with Siri juga tersedia di seluruh sistem untuk membantu menulis atau mengoreksi teks. Sementara itu, Visual Intelligence dipindahkan ke aplikasi Kamera dengan mode Siri baru.
Apple juga mengklaim ada banyak peningkatan performa di balik layar. Aplikasi disebut meluncur lebih cepat, transfer AirDrop lebih kencang, dan keyboard muncul lebih responsif. Perangkat juga lebih pintar dalam berpindah antara Wi-Fi dan seluler agar koneksi tetap stabil.
Yang menarik, peningkatan ini diklaim terasa bahkan di iPhone generasi lama. Jadi, pengguna yang tidak berniat upgrade hardware dalam waktu dekat tetap bisa merasakan sistem yang lebih gesit.
Desain antarmuka juga mendapat polesan. Apple memperbaiki tampilan Liquid Glass dan menambahkan penggeser (slider) untuk mengatur tingkat transparansi. Ini memberi ruang personalisasi lebih bagi pengguna yang ingin tampilan perangkatnya lebih bening atau lebih buram.
Developer yang terdaftar bisa mengunduh beta ini langsung dari perangkatnya. Caranya:
Perlu dicatat, versi beta untuk developer biasanya masih mengandung bug dan belum stabil untuk penggunaan harian. Bagi pengguna umum yang penasaran, sebaiknya menunggu versi beta publik atau rilis final yang dijadwalkan rilis bersamaan dengan iPhone 18 series pada September mendatang.
Untuk pengguna di Indonesia, pembaruan ini belum membawa perubahan besar yang spesifik untuk pasar lokal, seperti integrasi layanan pembayaran atau bahasa daerah. Namun, peningkatan performa dan Siri AI yang lebih pintar tetap menjadi alasan kuat untuk menantikan rilis finalnya.