Pemkab Kapuas Hulu Mulai Cetak 66.575 Surat Suara untuk Pilkades Serentak 2026 di 112 Desa, 204 TPS

Penulis: Wisnu Wardana  •  Senin, 22 Juni 2026 | 16:00:31 WIB
Pencetakan 66.575 surat suara untuk Pilkades serentak 2026 di Kapuas Hulu telah dimulai.

KAPUAS HULU — Pemkab Kapuas Hulu mulai mencetak puluhan ribu surat suara untuk persiapan Pilkades serentak 2026. Sebanyak 66.575 lembar surat suara diproduksi untuk memenuhi kebutuhan pemilihan di 112 desa dan 204 TPS.

Proses pencetakan ini merupakan bagian dari tahapan awal logistik pemilu tingkat desa. Dengan jumlah desa yang cukup banyak, distribusi surat suara ke 204 TPS menjadi tantangan tersendiri bagi penyelenggara di tingkat kecamatan.

Tahapan Logistik: Dari Percetakan ke TPS

Pencetakan surat suara dilakukan di percetakan yang telah ditunjuk oleh panitia Pilkades tingkat kabupaten. Setelah rampung, seluruh surat suara akan didistribusikan ke masing-masing panitia pemilihan desa (P2KD) di 112 desa.

Setiap TPS di Kapuas Hulu nantinya akan menerima surat suara sesuai jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di wilayahnya. Panitia desa bertanggung jawab memastikan keamanan dan keutuhan surat suara hingga hari pemungutan suara tiba.

Mengapa Pilkades Serentak 2026 Penting?

Pilkades serentak di Kapuas Hulu menjadi momen krusial bagi warga untuk memilih pemimpin desa secara langsung. Dengan 112 desa yang berpartisipasi, proses ini melibatkan puluhan ribu pemilih yang tersebar di wilayah perbatasan dan pedalaman.

Pemkab Kapuas Hulu menargetkan seluruh tahapan berjalan lancar tanpa kendala logistik. Pencetakan surat suara yang dimulai lebih awal diharapkan memberi waktu cukup bagi panitia untuk melakukan verifikasi dan distribusi.

Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Setelah surat suara selesai dicetak dan didistribusikan, tahapan berikutnya adalah sosialisasi kepada pemilih. Panitia pemilihan desa akan mengumumkan daftar calon kades serta jadwal kampanye dan pemungutan suara.

Pilkades serentak 2026 di Kapuas Hulu menjadi salah satu agenda politik terbesar di tingkat desa di Kalimantan Barat. Keberhasilan pelaksanaannya akan bergantung pada koordinasi antara Pemkab, panitia desa, dan aparat keamanan setempat.

Reporter: Wisnu Wardana
Sumber: pontianakpost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top