Veda Ega Pratama Terlempar ke P15 di Practice Moto3 Ceko, Hakim Danish Jadi yang Tercepat

Penulis: Alfin Murtado  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 22:13:31 WIB
Veda Ega Pratama finis di posisi ke-15 pada sesi practice Moto3 Ceko 2026.

KALIMANTAN BARAT — Sesi practice Moto3 Republik Ceko 2026 di Sirkuit Brno menyajikan nasib yang kontras bagi dua pembalap Indonesia. Veda Ega Pratama harus menjalani babak kualifikasi dari Q1 setelah finis di urutan ke-15. Sementara itu, Hakim Danish justru memuncaki klasemen akhir sesi latihan bebas tersebut.

Perjuangan Berat Veda dari Posisi Buncit

Veda memulai sesi dengan mimpi buruk. Saat Maximo Quiles sudah memacu motor dengan waktu sekitar 2 menit 5 detik, Veda justru terpaut lebih dari lima detik dan terdampar di posisi paling bawah.

Perlahan, pembalap asal Wonosari itu mulai menemukan ritme. Setelah lima menit berlalu, ia berhasil mencatatkan waktu 2 menit 6 detik dan naik ke peringkat ke-14. Namun, papan atas terus bergerak cepat. David Almansa memimpin dengan 2 menit 5,167 detik, sementara Veda terpaut 1,268 detik.

Masuknya Rico Salmela ke 10 besar membuat Veda kembali melorot ke urutan ke-16. Momentum sempat menghampiri saat lima menit tersisa. Veda memangkas jarak menjadi hanya 0,967 detik dan sempat menyelinap ke 10 besar. Sayang, ia tak mampu mempertahankan posisi tersebut hingga akhir.

Hakim Danish dan Kejutan di Menit Akhir

Sementara Veda berjuang di papan tengah, persaingan puncak justru dimenangkan oleh Hakim Danish. Pembalap ini melakukan time attack brilian di sesi akhir practice. Catatan waktunya, 2 menit 4,754 detik, cukup untuk menggeser dominasi David Almansa yang sebelumnya memegang rekor tercepat.

Almansa sendiri sempat memperbaiki catatan waktunya menjadi 2 menit 4,944 detik, unggul atas Quiles dan Alvaro Carpe. Namun, usaha itu tak cukup untuk mengalahkan kecepatan Hakim Danish yang tampil agresif di tikungan-tikungan Sirkuit Brno.

Apa Artinya bagi Veda di Kualifikasi?

Hasil ini memaksa Veda Ega Pratama harus melewati babak Q1 pada sesi kualifikasi yang digelar Sabtu (20/6). Di Q1, ia akan bersaing dengan pembalap peringkat 15 hingga 30 untuk memperebutkan tiket ke Q2. Start dari posisi belakang di race utama bisa menjadi pekerjaan rumah berat jika ia gagal tampil maksimal di sesi penentuan grid nanti.

Reporter: Alfin Murtado
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top