SINGKAWANG — Kepulangan mereka menjadi penutup rangkaian perjalanan spiritual yang panjang. Muhammadin menyampaikan rasa syukur atas keselamatan seluruh jamaah dan berharap predikat haji mabrur melekat pada diri mereka.
Menurut Muhammadin, para jamaah telah menyelesaikan seluruh rukun dan wajib haji selama di Tanah Suci. Mulai dari wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, hingga tawaf ifadah di Masjidil Haram.
"Kloter 14 merupakan salah satu kloter gabungan embarkasi Kalimantan Barat. Para jamaah telah menyelesaikan rukun dan wajib haji dengan baik sehingga dapat kembali ke tanah air dalam keadaan selamat," ujar Muhammadin di Singkawang, Kamis.
Muhammadin menekankan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi momentum untuk memperkuat keimanan dan memperbaiki kualitas diri. Ia berharap nilai-nilai yang diperoleh selama di Tanah Suci dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Alhamdulillah, 157 haji asal Singkawang tiba dengan selamat dan sehat. Semoga predikat haji mabrur melekat, ibadahnya diterima, dan sepulangnya ke tanah air bisa menjadi teladan, lebih sabar, lebih ikhlas, dan lebih peduli sesama," katanya.
Pemerintah Kota Singkawang juga mengingatkan para jamaah agar tetap menjaga kondisi kesehatan setelah menjalani perjalanan panjang dari Tanah Suci ke Indonesia. Adaptasi cuaca dan perubahan ritme tubuh perlu diantisipasi agar tidak mudah jatuh sakit.
Pemkot Singkawang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh petugas Kloter 14, Kementerian Agama, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), serta semua pihak yang telah mengawal dan memberikan pelayanan kepada jamaah sejak keberangkatan hingga kepulangan.
"Semoga segala ikhtiar dan pengabdian yang diberikan menjadi amal ibadah serta membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini," ujar Muhammadin.