SAMBAS — Pantai Temajuk yang membentang sepanjang 60 kilometer di pesisir utara Kalimantan Barat tengah disiapkan menjadi destinasi unggulan yang mampu bersaing dengan objek wisata nasional. Gubernur Kalbar Ria Norsan menegaskan, akses jalan, jaringan telekomunikasi, dan pasokan listrik menjadi prioritas utama yang harus segera dibenahi.
“Temajuk adalah salah satu permata wisata Kalimantan Barat. Keindahan alamnya sangat luar biasa. Karena itu, pembangunan akses jalan serta fasilitas pendukung lainnya harus terus kita dorong agar wisatawan semakin mudah dan nyaman berkunjung ke sini,” ujar Norsan saat berdialog dengan masyarakat dan pelaku usaha setempat.
Gubernur menekankan bahwa pengembangan Pantai Temajuk tidak boleh mengabaikan kelestarian lingkungan. Kawasan Paloh dikenal sebagai salah satu habitat penyu yang dilindungi dan memiliki nilai konservasi tinggi. Konsep ekowisata, kata Norsan, harus menjadi landasan utama agar manfaat ekonomi dapat dirasakan masyarakat tanpa merusak daya tarik alam yang ada.
“Kita ingin pembangunan pariwisata di Temajuk berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan,” tegasnya.
Dalam kunjungan yang didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalbar Erlina Ria Norsan, Gubernur memaparkan sejumlah langkah yang perlu menjadi perhatian bersama:
Posisi geografis Temajuk yang berbatasan langsung dengan Telok Melano, Sarawak, Malaysia, dinilai sebagai peluang besar untuk menarik wisatawan mancanegara, khususnya dari Malaysia dan Brunei Darussalam. Dengan keberadaan Pos Lintas Batas Negara (PLBN), kawasan ini diyakini dapat berkembang menjadi pintu gerbang wisata perbatasan yang kompetitif.
“Kita harus siap menyambut wisatawan dari negara tetangga. Ketika mereka memasuki wilayah Indonesia melalui Temajuk, yang mereka lihat harus mencerminkan wajah terbaik bangsa ini,” pungkas Norsan.
Wakil Bupati Sambas, tokoh masyarakat, serta kelompok sadar wisata (Pokdarwis) setempat turut menyambut kedatangan gubernur. Dialog langsung digelar untuk menyerap aspirasi warga terkait pengembangan sektor pariwisata dan peningkatan kesejahteraan di kawasan perbatasan.