O2SN Singkawang 2026 Diikuti 123 Pelajar, Wakil Wali Kota Tekankan Pembentukan Karakter Bukan Sekadar Juara

Penulis: Alfin Murtado  •  Jumat, 12 Juni 2026 | 11:37:31 WIB
Wakil Wali Kota Singkawang membuka O2SN 2026 yang diikuti 123 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.

SINGKAWANG — Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 tingkat Kota Singkawang resmi dibuka di GOR Bantilan, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat. Ajang ini menjadi tahap seleksi awal untuk menjaring atlet pelajar terbaik yang akan mewakili daerah di tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, saat membuka acara menekankan bahwa esensi O2SN lebih dari sekadar perlombaan. “O2SN ini bukan hanya sekadar lomba untuk mencari juara, tetapi wadah pembentukan karakter. Menang kalah itu hal biasa, yang penting adik-adik belajar jujur, disiplin, menghargai lawan, dan tidak mudah menyerah,” ujarnya.

Tiga Cabang Olahraga Dipertandingkan di Lokasi Berbeda

Para peserta akan bersaing dalam tiga cabang olahraga yang tersebar di tiga lokasi. Cabang bulu tangkis dipusatkan di GOR Bantilan, renang di Kolam Renang Yonif 641/Beruang Hitam, dan pencak silat digelar di Aula Kantor Camat Singkawang Selatan.

Sebanyak 123 peserta terdiri dari 69 siswa jenjang SMP/MTs dan 53 siswa jenjang SD/MI. Mereka tidak hanya bertanding, tetapi juga mengikuti proses pembinaan yang menekankan nilai-nilai sportivitas.

Target Perbaiki Peringkat di Tingkat Provinsi

Pemerintah Kota Singkawang menargetkan dapat mengirimkan wakil pada seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan di tingkat provinsi. Selain itu, capaian peringkat dari tahun sebelumnya juga ingin diperbaiki.

Muhammadin menambahkan, pembinaan olahraga usia dini harus terus diperkuat di lingkungan sekolah. “Sekolah harus menjadi tempat lahirnya atlet-atlet muda. O2SN ini menjadi sarana penting untuk menggali dan mengembangkan potensi olahraga siswa,” katanya.

Kepala Dinas: Kalah Bukan Akhir, Menang Harus Rendah Hati

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, Asmadi, mengapresiasi seluruh peserta, guru pendamping, dan panitia. Ia menilai dukungan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem pembinaan olahraga pelajar yang berkelanjutan di daerah.

Asmadi berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding. “Kalah hari ini bukan akhir, tetapi menjadi bahan evaluasi untuk berlatih lebih baik. Yang menang juga harus tetap rendah hati dan terus meningkatkan kemampuan,” ujarnya.

Melalui penyelenggaraan O2SN 2026 ini, ia berharap dapat melahirkan generasi muda yang sehat, tangguh, berkarakter, dan berprestasi. Ajang ini juga diharapkan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.

Reporter: Alfin Murtado
Sumber: kalbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top