KALIMANTAN BARAT — Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) resmi membuka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat. Sebanyak 5.127 formasi disiapkan dalam seleksi tahun 2026 ini sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang pengentasan kemiskinan ekstrem.
Kemensos membuka lima jenis jabatan dalam rekrutmen ini. Masing-masing memiliki tanggung jawab spesifik dalam operasional Sekolah Rakyat yang akan melayani peserta didik dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Seleksi ini terbuka untuk dua kategori pelamar: PPPK paruh waktu di lingkungan Kemensos dan pelamar umum. Pemerintah menetapkan sejumlah persyaratan ketat yang wajib dipenuhi.
Rekrutmen ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Sekolah Rakyat dirancang sebagai institusi pendidikan dan pengasuhan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di berbagai daerah. Pengumuman resmi seleksi ini tertuang dalam Surat Nomor 1996/1/KP.01.01/06/2026 yang diterbitkan Kemensos.
Pemerintah menyiapkan formasi besar-besaran untuk memastikan operasional sekolah berjalan optimal. Dengan 5.127 posisi yang tersebar di berbagai wilayah, rekrutmen ini menjadi salah satu seleksi PPPK terbesar di sektor pendidikan tahun ini.
Hingga saat ini, Kemensos belum merilis jadwal pasti pembukaan dan penutupan pendaftaran. Pelamar disarankan memantau secara berkala portal resmi Kementerian Sosial dan website resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk informasi terbaru. Seluruh proses seleksi akan mengikuti ketentuan yang berlaku dalam rekrutmen ASN nasional.
Bagi pencari kerja yang memenuhi kualifikasi, persiapkan dokumen seperti ijazah, transkrip nilai dengan IPK minimal 3,10, SKCK, dan surat keterangan sehat sejak sekarang. Rekrutmen ini menjadi peluang besar untuk berkontribusi langsung dalam program pengentasan kemiskinan melalui jalur pendidikan.