MABM Kubu Raya Ajak Warga Terapkan Nilai Luhur dalam Aktivitas Sehari-hari, Ini Pesan Utamanya

Penulis: Wisnu Wardana  •  Senin, 01 Juni 2026 | 15:10:41 WIB
MABM Kubu Raya mengajak warga menginternalisasi nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari.

SUNGAI RAYA — MABM Kubu Raya menekankan bahwa nilai-nilai luhur seperti sopan santun, gotong royong, dan musyawarah bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan fondasi yang relevan untuk menghadapi tantangan zaman. Organisasi ini mendorong agar nilai tersebut diinternalisasi dalam interaksi sosial, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun tempat kerja.

Ketua MABM Kubu Raya menyebut bahwa pembumian nilai luhur bisa dimulai dari hal-hal sederhana. Misalnya, membiasakan diri menyapa tetangga, menggunakan bahasa yang santun saat berbicara, serta aktif dalam kegiatan kerja bakti di lingkungan tempat tinggal.

Apa yang Dimaksud dengan Nilai Luhur dalam Konteks Ini?

Nilai luhur yang dimaksud MABM mencakup prinsip hidup bermasyarakat yang sudah lama menjadi ciri khas budaya Melayu di Kalimantan Barat. Prinsip itu antara lain adalah rasa hormat kepada orang yang lebih tua, kepedulian terhadap sesama, serta semangat kebersamaan yang tercermin dalam tradisi “besambang” atau saling mengunjungi.

“Kita ingin generasi muda tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga memiliki akhlak mulia. Nilai-nilai ini harus menjadi pegangan agar mereka tidak terbawa arus pergaulan yang negatif,” ujar Ketua MABM Kubu Raya dalam kesempatan tersebut.

Mengapa Ajakan Ini Disuarakan Sekarang?

MABM Kubu Raya menilai bahwa degradasi moral di kalangan remaja mulai terlihat di beberapa titik di Kubu Raya. Kasus tawuran, penggunaan narkoba, hingga lunturnya rasa hormat kepada orang tua menjadi kekhawatiran serius. Oleh karena itu, langkah preventif melalui penguatan budaya dinilai lebih efektif daripada tindakan represif.

Organisasi ini juga menyoroti peran keluarga sebagai benteng pertama dalam menanamkan nilai luhur. Tanpa pendidikan karakter yang kuat di rumah, upaya di sekolah dan masyarakat akan sulit berhasil.

Langkah Nyata yang Akan Dilakukan MABM

Ke depan, MABM Kubu Raya berencana menggelar serangkaian kegiatan untuk menyebarluaskan pesan ini. Rencananya, akan ada forum diskusi di sekolah-sekolah, pelatihan kepemimpinan berbasis budaya, serta lomba adat yang melibatkan pemuda dan pelajar.

MABM juga akan menggandeng pemerintah daerah dan tokoh agama untuk memperkuat pesan moral ini. Sinergi lintas sektor diyakini mampu menciptakan ekosistem yang kondusif bagi tumbuhnya generasi berkarakter.

“Kami tidak ingin hanya bicara. Kami ingin aksi nyata. Mulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga, lalu merembet ke RT, RW, hingga desa,” pungkasnya.

Reporter: Wisnu Wardana
Sumber: pontianak.tribunnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top