PONTIANAK — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memastikan bantuan hewan kurban untuk Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah didistribusikan secara merata ke 14 kabupaten/kota di provinsi tersebut. Penegasan ini disampaikan saat penyerahan bantuan secara simbolis di Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (20/5/2026).
Pemprov Kalbar menetapkan sejumlah prioritas penerima bantuan, mulai dari Masjid Agung di setiap daerah, wilayah terpencil dan tertinggal (3T), hingga pondok pesantren atau lembaga pendidikan keagamaan yang mengajukan permohonan. Norsan menekankan bahwa seleksi dilakukan dengan mempertimbangkan masyarakat yang membutuhkan dan belum memiliki kesempatan rezeki yang sama.
"Kami mengutamakan daerah-daerah terpencil terlebih dahulu, termasuk pondok pesantren agar para santri juga dapat merasakan manfaat hewan kurban," ujar Norsan dalam sambutannya.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung program ini, khususnya Bank Kalbar. Lembaga perbankan daerah itu dinilai konsisten berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di Kalimantan Barat. Dukungan tersebut dinilai krusial untuk menjaga keberlanjutan distribusi hingga ke pelosok daerah.
Proses pendataan dan penyaluran bantuan telah dikoordinasikan secara menyeluruh oleh Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Kalbar. Hal ini dilakukan agar distribusi berjalan amanah dan penuh tanggung jawab, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat penerima.
Pemerintah Provinsi Kalbar berharap seluruh rangkaian distribusi hingga penyembelihan hewan kurban dapat terlaksana dengan baik. Norsan menambahkan, "Mudah-mudahan amanah ini dapat kita jalankan dengan sebaik-baiknya. Harapan kita bersama, apa yang dilakukan ini mendapat rida dan berkah dari Allah SWT."
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Kalbar, Kepala Biro Kesra Provinsi Kalbar, Direktur Kepatuhan Bank Kalbar, serta para perwakilan penerima bantuan.