PONTIANAK — BMKG Kalimantan Barat merilis prospek cuaca pekan pertama Oktober 2026 yang memuat dua peringatan sekaligus: hujan dengan intensitas sedang di sejumlah wilayah, dan kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Analisis diperbarui pada Minggu, 4 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB.
Potensi hujan sedang diprakirakan muncul di sebagian wilayah Kalimantan Barat pada 4-6 Oktober, lalu kembali pada 9 dan 10 Oktober 2026. Hujan tidak diprediksi merata sepanjang periode tersebut.
Mengapa Hujan Tidak Merata Justru Picu Risiko Karhutla
BMKG mencatat potensi kemudahan terjadinya karhutla di sebagian wilayah Kalimantan Barat sepanjang 4-10 Oktober 2026. Hujan yang tidak merata berdampak pada kondisi kelembapan lahan di sejumlah daerah.
Artinya, wilayah yang tidak terguyur hujan tetap berisiko tinggi terbakar. Masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan karhutla, diimbau meningkatkan kewaspadaan.
Imbauan BMKG: Jangan Bakar Lahan
BMKG Kalbar mengingatkan warga untuk tidak melakukan pembakaran lahan selama periode ini. Imbauan berlaku terutama bagi mereka yang berada di kawasan rawan karhutla.
Warga juga diminta terus memantau perkembangan informasi cuaca dan potensi bencana hidrometeorologi melalui kanal resmi BMKG.
Cek Informasi Cuaca Terbaru di kanal Resmi
Informasi lengkap mengenai analisis dan prospek cuaca Kalimantan Barat dapat diakses melalui laman resmi BMKG Kalbar di kalbar.bmkg.go.id. Pembaruan berkala diperlukan karena kondisi cuaca bisa berubah cepat dalam sepekan.
Bagi warga di daerah rawan karhutla, memantau prakiraan harian membantu menentukan langkah pencegahan lebih awal.