KALIMANTAN BARAT — Shokz memperbarui lini earphone open-ear mereka lewat OpenFit Air 2. Generasi terbaru ini membawa perubahan signifikan pada bobot, yang menjadi keluhan utama pengguna model sebelumnya. Dengan 7,2 gram per earbud, perangkat ini terasa hampir tidak ada saat dipakai—setara dengan berat beberapa klip kertas.
Desain Open-Ear dan Potensi Gangguan dengan Kacamata
Mengusung desain open-ear, OpenFit Air 2 tidak menutup saluran telinga sama sekali. Alhasil, tekanan di dalam telinga bisa dihindari dan penumpukan panas berkurang drastis. Pengguna juga tetap bisa mendengar suara sekitar, menjadikannya pilihan solid untuk olahraga lari di perkotaan yang ramai.
Namun, ada catatan penting untuk desain ini. Earbud menggantung di telinga dengan ear-hook, dan bentuknya bisa bentrok dengan bingkai kacamata atau sebagian jenis topi. Sebelum memutuskan membeli, perhatikan baik-baik posisi hook di foto produk dan pastikan cocok dengan kebiasaanmu.
Fitur Unggulan: Driver Bassphere dan EQ Kustom
Shokz mengklaim OpenFit Air 2 menghasilkan "bass yang lebih kaya" dan "suara yang lebih penuh" berkat driver audio Bassphere dan algoritma OpenBass 2.0. Speaker-nya dimiringkan untuk mengarahkan audio langsung ke liang telinga, memberikan pengalaman mendengar yang lebih natural.
Dari sisi kontrol, aplikasi pendamping menyediakan empat mode EQ preset dan dua profil EQ kustom. Kamu bisa menyesuaikan karakter suara sesuai genre musik atau preferensi pribadi.
Spesifikasi Utama OpenFit Air 2
- Bobot: 7,2 gram per earbud
- Daya tahan baterai: 8 jam per sekali charge, total 36 jam dengan charging case
- Pengisian cepat: 10 menit menghasilkan 3 jam pemutaran
- Konektivitas: Bluetooth 6.1 dengan dukungan multipoint connection
- Harga: USD 130 (sekitar Rp 2,1 juta)
Varian OpenRun Air 2 untuk Pelari
Bersamaan dengan OpenFit Air 2, Shokz juga merilis OpenRun Air 2 yang desainnya melingkar di belakang kepala. Model ini mengutamakan stabilitas dan meminimalkan pantulan saat berlari. OpenRun Air 2 menggunakan driver konduksi tulang dan tetap terhubung ke aplikasi untuk penyesuaian EQ.
Daya tahan baterainya lebih lama, yakni 10 jam dalam sekali pengisian. Jika terburu-buru, pengisian cepat 5 menit memberikan tambahan 2 jam pemutaran. OpenRun Air 2 juga dibanderol USD 130 dan tersedia mulai 27 Agustus.
Posisi di Pasar dan Target Pengguna
Kedua produk ini hadir di segmen earphone olahraga premium. OpenFit Air 2 lebih cocok untuk pengguna yang aktif di lingkungan urban dan butuh kesadaran situasional tinggi. Sementara OpenRun Air 2 ditujukan bagi pelari yang mengutamakan kestabilan saat bergerak cepat.
Dengan bobot yang jauh lebih ringan dan harga yang sama dengan generasi sebelumnya, OpenFit Air 2 menawarkan nilai lebih bagi mereka yang merasa terganggu dengan earphone in-ear konvensional. Namun, pastikan kenyamanan ear-hook dengan kacamata atau topi sebelum memutuskan membeli.