KALIMANTAN BARAT — Amazfit memperluas lini wearable-nya di India dengan menghadirkan tiga model baru sekaligus. Selain seri Cheetah edisi kedua yang berfokus pada performa olahraga, ada juga Bip Max yang menawarkan layar AMOLED besar dengan harga lebih terjangkau. Belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan ketiga jam tangan ini di Indonesia.
Spesifikasi Utama
Berikut spesifikasi kunci dari masing-masing perangkat berdasarkan informasi yang dirilis:
- Amazfit Bip Max: Layar AMOLED 2,07 inci, GPS, panggilan Bluetooth, baterai hingga 20 hari, harga Rs 10.999 (sekitar Rp 2,1 juta).
- Amazfit Cheetah 2 Pro: GPS dual-band, metrik latihan tingkat lanjut, dukungan Zepp Coach, baterai tahan lama untuk aktivitas outdoor.
- Amazfit Cheetah 2 Ultra: Semua fitur Cheetah 2 Pro ditambah peta offline, alat navigasi trail running, dan daya tahan GPS hingga 60 jam.
Fitur Unggulan
Seri Cheetah 2 hadir dengan beberapa peningkatan signifikan dibanding pendahulunya. Fitur Zepp Coach menjadi nilai jual utama karena menyediakan program latihan lari yang dipersonalisasi langsung dari pergelangan tangan. Pengguna bisa mendapatkan rencana latihan harian, analisis pemulihan, hingga rekomendasi intensitas tanpa perlu membuka ponsel.
Untuk varian Ultra, keunggulan absolutnya ada pada peta offline. Ini memungkinkan pelari menjelajahi rute baru di area tanpa sinyal seluler tanpa khawatir tersesat. Ditambah fitur trail-running yang mencatat elevasi dan medan, jam ini jelas dirancang untuk petualangan serius di alam terbuka.
Sementara itu, Bip Max menjadi opsi menarik bagi pengguna yang menginginkan layar lebar dan baterai awet tanpa merogoh kocek terlalu dalam. Layar AMOLED 2,07 inci menjanjikan tampilan yang terang dan jernih, cocok untuk notifikasi harian dan pemantauan kesehatan dasar.
Harga dan Ketersediaan
Amazfit Bip Max dibanderol Rs 10.999 di India. Harga untuk Cheetah 2 Pro dan Cheetah 2 Ultra belum diumumkan secara detail, namun diposisikan di segmen yang lebih premium. Seluruh perangkat sudah mulai tersedia di pasar India melalui platform e-commerce dan toko ritel resmi. Belum ada konfirmasi soal jadwal peluncuran di Indonesia.
Posisi Dibanding Pendahulu
Jika dibandingkan dengan Cheetah generasi pertama, seri Cheetah 2 membawa peningkatan pada akurasi pelacakan berkat GPS dual-band. Varian Ultra juga menambahkan fitur yang sebelumnya tidak ada, seperti peta offline dan alat navigasi trail. Ini membuat lini Cheetah 2 lebih siap bersaing dengan jam tangan GPS khusus lari dari Garmin atau Coros di kelasnya.
Bip Max sendiri merupakan penerus dari seri Bip yang dikenal irit daya. Perbedaan utama ada pada layar yang kini lebih besar dan menggunakan panel AMOLED, serta dukungan panggilan Bluetooth yang tidak dimiliki model Bip sebelumnya.
Dengan kehadiran tiga model ini, Amazfit coba merangkul segmen yang lebih luas: dari pengguna kasual yang butuh smartwatch murah dengan layar besar, hingga atlet serius yang membutuhkan data latihan akurat dan navigasi mandiri. Pilihan tergantung pada seberapa ekstrem aktivitas lari Anda.