Pencarian

Pertamina Patra Niaga Sulap Sampah Plastik Jadi Paving Block dan Roster di Balikpapan dan Madiun

Senin, 08 Juni 2026 • 19:29:31 WIB
Pertamina Patra Niaga Sulap Sampah Plastik Jadi Paving Block dan Roster di Balikpapan dan Madiun
Pertamina Patra Niaga mengolah sampah plastik rumah tangga menjadi paving block dan roster di Balikpapan.

KALIMANTAN BARAT — Pertamina Patra Niaga meluncurkan sejumlah program pengelolaan sampah dan limbah berkelanjutan yang menyasar dua wilayah utama, yakni Balikpapan dan Madiun. Inisiatif ini tidak hanya mengurangi timbunan sampah, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru di tingkat komunitas.

Sampah Plastik Rumah Tangga Jadi Bahan Bangunan

Salah satu program unggulan adalah CID Pelita (Pengelolaan Lingkungan Terpadu) Borneo yang dijalankan oleh Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan. Program ini mengolah sampah plastik rumah tangga—seperti kemasan sachet dan bungkus makanan—menjadi produk bernilai guna berupa roster, paving block, dan lembaran LDPE (LDPE Sheet).

Yang menarik, seluruh proses produksi dilakukan tanpa pembakaran, sehingga ramah lingkungan. Produk-produk ini kemudian bisa digunakan untuk kebutuhan infrastruktur lokal atau dijual kembali ke masyarakat.

Corporate Secretary: Ini Bukan Sekadar Kurangi Sampah

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, menegaskan bahwa pendekatan ekonomi sirkular yang diterapkan perusahaan memiliki dampak ganda. "Kami mendorong pengelolaan sampah dan limbah yang tidak hanya berfokus pada pengurangan timbulan, tetapi juga menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan," ujarnya dalam keterangan pers, Senin (8/6/2026).

Menurut Roberth, inovasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menjawab tantangan lingkungan sekaligus memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Digitalisasi Bank Sampah dan Pengelolaan Limbah B3

Selain program pengolahan plastik, Pertamina Patra Niaga juga mendorong digitalisasi bank sampah di Madiun. Langkah ini memudahkan pencatatan dan transaksi sampah antarwarga, sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan.

Di sisi lain, perusahaan juga fokus pada pengurangan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) dari operasional bisnisnya. Limbah tersebut diolah agar tidak mencemari lingkungan, sejalan dengan target keberlanjutan perusahaan.

Dengan program-program ini, Pertamina Patra Niaga berharap bisa menjadi contoh bagi BUMN lain dalam mengintegrasikan prinsip ekonomi sirkular ke dalam rantai bisnis. Langkah ini juga sejalan dengan target pemerintah Indonesia untuk mengurangi sampah plastik laut hingga 70 persen pada 2025.

Bagikan
Sumber: ekbis.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks