Pencarian

Panitia Kurban Masjid Raya Mujahidin Pontianak Potong 30 Sapi dan 13 Kambing, Distribusi Daging Bisa Dipantau Warga Lewat Grup Medsos

Rabu, 27 Mei 2026 • 13:17:27 WIB
Panitia Kurban Masjid Raya Mujahidin Pontianak Potong 30 Sapi dan 13 Kambing, Distribusi Daging Bisa Dipantau Warga Lewat Grup Medsos
Panitia Masjid Raya Mujahidin Pontianak memotong 30 sapi dan 13 kambing untuk kurban Idul Adha.

PONTIANAK — Sebanyak 30 ekor sapi dan 13 ekor kambing dipotong di halaman Masjid Raya Mujahidin Pontianak pada perayaan Idul Adha tahun ini. Panitia memastikan seluruh hewan kurban berasal dari donatur yang telah mendaftar jauh-jauh hari sebelumnya.

Distribusi Daging Bisa Dipantau Real-Time Lewat Medsos

Panitia membuka akses informasi distribusi daging kurban kepada masyarakat umum. Warga yang ingin mengetahui ke mana saja daging disalurkan cukup bergabung ke grup WhatsApp resmi atau mengikuti akun media sosial masjid.

“Kami ingin proses kurban tahun ini lebih transparan. Semua tahapan, dari pemotongan hingga penyaluran, kami update di grup dan medsos,” ujar salah satu pengurus panitia kurban Masjid Raya Mujahidin.

Lokasi Penyaluran: Prioritas Warga Sekitar dan Daerah Terpencil

Daging kurban tidak hanya dibagikan kepada jamaah masjid. Sebagian besar alokasi diberikan ke warga di kelurahan dan kampung sekitar Pontianak yang dinilai kurang mampu. Panitia juga mengirimkan daging ke sejumlah titik di daerah terpencil di Kalimantan Barat.

Proses pendistribusian dilakukan secara bertahap sejak selesai salat Id. Setiap penerima mendapatkan paket daging sapi atau kambing dalam jumlah yang sudah ditentukan panitia.

30 Sapi dan 13 Kambing: Berapa Banyak yang Bisa Dibagikan?

Dari total 30 sapi dan 13 kambing, panitia memperkirakan ribuan paket daging siap disalurkan. Hewan kurban dipotong di lokasi yang sama agar proses pengawasan daging lebih mudah dilakukan.

Panitia juga memastikan bahwa seluruh hewan kurban telah diperiksa kesehatannya sebelum dipotong. Tidak ada hewan yang cacat atau tidak memenuhi syarat syariat.

Transparansi Jadi Tren Baru Pengelolaan Kurban di Pontianak

Langkah Masjid Raya Mujahidin ini mengikuti tren pengelolaan kurban yang lebih terbuka di sejumlah masjid besar di Indonesia. Warga kini bisa melihat langsung data donatur, jumlah hewan, hingga penerima manfaat tanpa harus datang ke lokasi.

Panitia berharap sistem pemantauan ini bisa meminimalisir keluhan warga terkait distribusi yang tidak merata. “Kami terbuka jika ada yang ingin bertanya atau melaporkan kendala di lapangan,” tambah pengurus tersebut.

Bagikan
Sumber: pontianakpost.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks