Pencarian

PLN Sebut Blackout Sumatera Dipicu Cuaca Buruk, Proses Pemulihan Pembangkit Butuh Waktu hingga 20 Jam

Sabtu, 23 Mei 2026 • 12:14:37 WIB
PLN Sebut Blackout Sumatera Dipicu Cuaca Buruk, Proses Pemulihan Pembangkit Butuh Waktu hingga 20 Jam
Petugas PLN melakukan pemulihan sistem kelistrikan pasca black out di Sumatera.

JAKARTA — PT PLN (Persero) memastikan pemadaman listrik massal atau blackout yang melanda sistem kelistrikan Sumatera pada Jumat (22/5) pukul 18.44 WIB dipicu oleh cuaca buruk. Gangguan pada ruas transmisi kemudian berdampak meluas dan menyebabkan penurunan frekuensi secara drastis.

“Gangguan pada ruas transmisi berdampak meluas pada sebagian sistem transmisi Sumatera, mengakibatkan penurunan frekuensi akibat beban berat pembangkit dan memicu efek domino gangguan di sejumlah wilayah,” ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Sabtu (23/5).

Proses Pemulihan: Transmisi Pulih dalam Dua Jam, Pembangkit Butuh Lebih Lama

PLN langsung bergerak melakukan pemeriksaan dan pemulihan sistem kelistrikan sejak gangguan pertama terjadi. Dalam waktu sekitar dua jam, jaringan transmisi yang terganggu berhasil dipulihkan kembali.

Setelah transmisi pulih, fokus utama PLN adalah mengoperasikan kembali pembangkit-pembangkit yang terdampak. Proses penyalaan dilakukan secara sistematis dan bertahap dengan mengutamakan keamanan sistem.

“Pembangkit berbasis hidro dan gas dapat langsung membantu menyuplai sistem sebagai respons cepat untuk mempercepat pemulihan awal. Sementara pembangkit thermal seperti PLTU membutuhkan waktu lebih lama, antara 15 hingga 20 jam mulai dari start-up, sinkron dan beroperasi penuh,” kata Darmawan.

Ratusan Personel Dikerahkan di Lima Provinsi Terdampak

Pemulihan dilakukan secara simultan mulai dari transmisi, gardu induk, hingga pembangkit di sistem kelistrikan Sumatera. PLN menerjunkan ratusan personel yang bekerja 24 jam di berbagai wilayah terdampak.

Wilayah yang menjadi prioritas pemulihan meliputi Jambi, Sumatra Barat, Riau, Sumatera Utara, hingga Aceh. Proses penyelarasan antara pembangkit yang baru menyala dengan sistem transmisi yang telah siap menjadi tahapan kritis dalam pemulihan total.

PLN memastikan proses pemulihan berlangsung bertahap dan terus dipantau hingga seluruh sistem kembali normal. Masyarakat diimbau bersabar selama proses penyalaan pembangkit berlangsung.

Bagikan
Sumber: kalbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks