MEMPAWAH — Program TMMD Reguler ke-128 Kodim 1201/Mempawah di Desa Sepang, Kecamatan Toho, membawa dampak lebih dari pembangunan fisik. Sejumlah anggota Satgas menginap di kediaman warga sekitar lokasi kegiatan. Langkah ini memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Dansatgas TMMD, Letkol Czi Ali Isnaini, menegaskan tinggal bersama warga bukan sekadar tempat berteduh. “Dengan tinggal bersama masyarakat, anggota Satgas bisa lebih dekat dan memahami kehidupan warga secara langsung,” ujarnya, Senin (11/5/2026).
Makan Malam hingga Gotong Royong Sehari-hari
Suasana kekeluargaan terasa kental selama masa tinggal. Para prajurit tidak sekadar numpang lewat, tetapi aktif membaur dalam rutinitas harian warga.
Mereka terlibat dalam berbagai aktivitas: makan bersama, berbincang santai di malam hari, hingga saling membantu pekerjaan domestik. Interaksi ini, menurut Dansatgas, menjadi pengalaman berharga yang tidak terlupakan bagi seluruh personel.
Membangun Infrastruktur, Merawat Silaturahmi
Program TMMD Reguler ke-128 dirancang mempercepat pembangunan di daerah pedesaan. Namun, pendekatan Kodim 1201/Mempawah menunjukkan pembangunan fisik harus diiringi pembangunan sosial.
Dengan tinggal di tengah warga, prajurit merasakan langsung denyut nadi kehidupan Desa Sepang. Kedekatan ini diharapkan tidak hanya berlangsung selama program, tetapi menjadi modal sosial yang kuat untuk masa depan. Pendekatan humanis ini membuktikan TMMD bukan sekadar beton dan jalan, melainkan tentang hati dan kebersamaan antara aparat dan rakyat di Kalimantan Barat.